SISTEM PENYEIMBANG BEBAN WEB SERVER DENGAN IPTABLES

*Andy Purnama Nurhatta  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Adian Fatchur Rochim  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
R Rizal Isnanto  -  Jurusan Teknik Elektro , Indonesia
Published: 19 Sep 2012.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

Saat ini Internet berkembang  dengan  sangat pesat, seiring dengan semakin banyaknya pengguna yang terhubung pada jaringan internet. Ketika sebuah  server tunggal  mendapatkan  request  dari banyak  pengguna, besar kemungkinan akan terjadi kelebihan beban dan  crash  sehingga  request tidak dapat dilayani oleh single server. Arsitektur  cluster  yang diterapkan  sebagai  server  dengan kinerja tinggi adalah salah satu solusi yang efektif dan efisien untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk arsitektur  cluster   menggunakan konsep  jaringan penyeimbang beban  yang memungkinkan proses pengolahan data dibagi secara terdistribusi ke beberapa server. IPTables adalah sebuah firewall pada mesin server Linux. Pada tugas akhir ini, firewall dimanfaatkan untuk meneruskan koneksi jaringan server web ke banyak titik, yang dapat digunakan untuk membangun layanan yang skalabilitas tinggi. Skalabilitas dicapai dengan secara transparan menambah atau mengurang node pada cluster. Round robin merupakan salah satu metode penyeimbangan beban yang telah diketahui. Algoritma round robin mendistribusikan beban secara seimbang dengan menggunakan sistem antrian. Penggunaan penyeimbang beban pada web server dapat berjalan baik pada situs http://hits4.undip.ac.id untuk info pengumuman SNMPTN. Penyeimbang beban meneruskan koneksi berdasarkan algoritma Round Robbin dan membuat layanan paralel pada setiap Web Server. Penelitian ini diuji berdasarkan kemampuannya dari segi permintaan http, kemampuan lebar data, penggunaan CPU, maupun penggunaan memori serta waktu respon dan throughput. Penelitian ini juga menggunakan web control panel Kloxo yang memudahkan webmaster mengatur penggunaan web server.

Kata kunci: Skalabilitas tinggi, Penyeimbang Beban, Round Robin, Kloxo

 

Abstract

Currently the Internet is growing very rapidly, as more and more users are connected to the Internet network. When a single server get requests from many users, most likely will happen is overload and crash, so the request can not be served by a single server. Cluster architecture is implemented as a server with high performance is one of effective and efficient solutions to resolve the issue. The purpose of this final project is cluster architecture uses the concept of network load balancer that allows the distributed data processing is divided into multiple servers. At the end of this task, the authors use this firewall to forward web server network connections to multiple nodes, which can be used to build high scalable of services. Scalability is achieved by transparently adding or subtracting nodes in the cluster. Round robin is a load balancing methods are known. Round robin algorithm to distribute the load is balanced by using a queuing system. The use of the load balancer can run on the site for SNMPTN announcement in http://hits4.undip.ac.id. Load balancer forward connections based on the algorithm Round Robbin and makes parallel services on each Web Server. This study tested based on their ability in terms of http requests, bandwidth capability, CPU usage, and memory usage. This study also uses the web control panel Kloxo  that allows webmasters  use of the web server  easier.

Keywords: High Availibility, Load Balancing, IPTables, Kloxo

Article Metrics: