skip to main content

ANALISIS RESOLUSI KONFLIK PADA ORGANISASI KEMASYARAKATAN DI KABUPATEN BLORA

*Figar Ilham Bawazir  -  S1 Administrasi Publik Kampus Rembang
Ari Subowo  -  S1 Administrasi Publik Kampus Rembang

Citation Format:
Abstract
Resolusi konflik penting untuk memahami penyebab dan penyelesaian konflik, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2012. Konflik sosial dapat terjadi akibat perbedaan kepentingan dan perebutan sumber daya terbatas. Penelitian ini menganalisis resolusi konflik antara Ormas Pemuda Pancasila dan GRIB JAYA di Kabupaten Blora dengan menggunakan teori kekerasan Johan Galtung dan teori konflik realistis Muzafer Sherif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan kedua ormas dan KESBANGPOL Kabupaten Blora. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipicu oleh kecemburuan dalam penerbitan SKT dan perselisihan pengelolaan sumber daya minyak bumi, yang berujung pada bentrokan. Penyelesaian konflik dilakukan melalui mediasi FORKOPIMDA Kabupaten Blora, namun diperlukan peran pemerintah yang lebih responsif serta penanganan konflik yang berkelanjutan agar konflik serupa tidak terulang

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.