BibTex Citation Data :
@article{JTP59493, author = {Gede Tresna Prawira and Untung Budiarto and Hartono Yudo}, title = {Analisis Engine Propeller Matching Pada Kapal Kontainer 100 Teu}, journal = {Jurnal Teknik Perkapalan}, volume = {14}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Engine Propeller Matching; Kapal Kontainer 100 TEU; Hambatan; Propulsi Kapal}, abstract = { Transportasi laut berperan penting dalam mendukung distribusi logistik, sehingga diperlukan sistem propulsi yang mampu memenuhi kebutuhan operasi kapal secara efektif. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sistem propulsi adalah kesesuaian antara mesin induk dan propeller (engine–propeller match). Penelitian ini bertujuan mencapai kesepakatan mesin dan baling-baling pada kapal kontainer KM. Nusantara 100 TEU menggunakan metode Engine–Propeller Matching (EPM). Analisis dilakukan melalui pemodelan kapal menggunakan perangkat lunak Maxsurf untuk memperoleh hambatan kapal, dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan daya mesin, pemilihan gearbox, evaluasi beberapa alternatif propeller Wageningen B-Series, analisis kavitasi, serta penentuan titik operasi (matching point) berdasarkan karakteristik open-water propeller dan engine envelope.Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kecepatan rencana 12 knot perolehan hambatan total kapal sebesar 121,7 kN. Karena kapal menggunakan konfigurasi twin screw, kebutuhan propulsi dibagi menjadi dua sistem propulsi yang identik. Berdasarkan hasil evaluasi karakteristik baling-baling, dipilih baling-baling Wageningen B4-55 dengan diameter 2,40 m dan rasio P/D 0,694 untuk proses pencocokan mesin–baling-baling. Selanjutnya dipilih mesin induk MaK 6M20C berdaya 1.020 kW dengan gearbox ZF 8355. Berdasarkan analisis engine envelope, titik operasi diperoleh pada putaran sekitar 900 rpm, dengan kebutuhan daya sekitar 80,26% BHP dari daya maksimum mesin.Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi mesin MaK 6M20C, gearbox ZF 8355, dan propeller Wageningen B4-55 memenuhi kebutuhan sistem propulsi kapal pada kondisi operasi rencana 12 simpul berdasarkan metode Engine–Propeller Matching yang digunakan dalam penelitian ini. }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/view/59493} }
Refworks Citation Data :
Transportasi laut berperan penting dalam mendukung distribusi logistik, sehingga diperlukan sistem propulsi yang mampu memenuhi kebutuhan operasi kapal secara efektif. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sistem propulsi adalah kesesuaian antara mesin induk dan propeller (engine–propeller match). Penelitian ini bertujuan mencapai kesepakatan mesin dan baling-baling pada kapal kontainer KM. Nusantara 100 TEU menggunakan metode Engine–Propeller Matching (EPM). Analisis dilakukan melalui pemodelan kapal menggunakan perangkat lunak Maxsurf untuk memperoleh hambatan kapal, dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan daya mesin, pemilihan gearbox, evaluasi beberapa alternatif propeller Wageningen B-Series, analisis kavitasi, serta penentuan titik operasi (matching point) berdasarkan karakteristik open-water propeller dan engine envelope.Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kecepatan rencana 12 knot perolehan hambatan total kapal sebesar 121,7 kN. Karena kapal menggunakan konfigurasi twin screw, kebutuhan propulsi dibagi menjadi dua sistem propulsi yang identik. Berdasarkan hasil evaluasi karakteristik baling-baling, dipilih baling-baling Wageningen B4-55 dengan diameter 2,40 m dan rasio P/D 0,694 untuk proses pencocokan mesin–baling-baling. Selanjutnya dipilih mesin induk MaK 6M20C berdaya 1.020 kW dengan gearbox ZF 8355. Berdasarkan analisis engine envelope, titik operasi diperoleh pada putaran sekitar 900 rpm, dengan kebutuhan daya sekitar 80,26% BHP dari daya maksimum mesin.Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi mesin MaK 6M20C, gearbox ZF 8355, dan propeller Wageningen B4-55 memenuhi kebutuhan sistem propulsi kapal pada kondisi operasi rencana 12 simpul berdasarkan metode Engine–Propeller Matching yang digunakan dalam penelitian ini.
Last update:
Jurnal Teknik Perkapalan oleh http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval disebarluaskan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License