BibTex Citation Data :
@article{JTP58011, author = {Nur Fadhilal and Parlindungan Manik and Wilma Amiruddin}, title = {Analisa Pengaruh Variasi Coating Pada Permukaan Pelat Baja ASTM A36 Terhadap Kekuatan Adhesi, Laju Korosi dan Ketahanan Beban Kejut.}, journal = {Jurnal Teknik Perkapalan}, volume = {14}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Korosi; Coating Epoxy; Zinc Oxide; Adhesi; Kekasaran Permukaan}, abstract = { Korosi pada struktur kapal merupakan salah satu penyebab utama penurunan integritas material dan keselamatan operasional. Upaya proteksi yang banyak digunakan adalah coating berbasis epoxy dengan penambahan nanopartikel zinc oxide (ZnO). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profil kekasaran permukaan hasil sandblasting dan metode aplikasi coating terhadap kekuatan adhesi, laju korosi, serta ketahanan beban kejut pada baja ASTM A36 yang dilapisi epoxy dengan penambahan ZnO 3 %. Spesimen permukaan dibedakan menjadi dua kondisi, yaitu kasar dengan kekasaran 76–78 µm (Sa 2½) dan halus dengan kekasaran 44–49 µm (Sa 3). Coating dilakukan menggunakan tiga metode aplikasi, yaitu kuas, roll, dan spray . Pengujian meliputi uji adhesi dengan metode pull-off test , pengujian laju korosi dengan elektrokimia, serta uji ketahanan beban kejut dengan metode dropweight . Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen metode spray pada permukaan halus memberikan hasil terbaik dengan nilai adhesi tertinggi sebesar 13,66 ± 0,07 MPa, laju korosi terendah sebesar 0,006560 ± 0,0002 mm/tahun, serta ketahanan beban kejut hingga 4,71 J tanpa kerusakan visual. Secara umum, permukaan halus menghasilkan daya rekat lebih tinggi dan laju korosi lebih rendah dibandingkan permukaan kasar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja coating lebih ditentukan oleh homogenitas lapisan dan kemampuan pembasahan dari pada oleh peningkatan kekasaran permukaan saja. }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/view/58011} }
Refworks Citation Data :
Korosi pada struktur kapal merupakan salah satu penyebab utama penurunan integritas material dan keselamatan operasional. Upaya proteksi yang banyak digunakan adalah coating berbasis epoxy dengan penambahan nanopartikel zinc oxide (ZnO). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profil kekasaran permukaan hasil sandblasting dan metode aplikasi coating terhadap kekuatan adhesi, laju korosi, serta ketahanan beban kejut pada baja ASTM A36 yang dilapisi epoxy dengan penambahan ZnO 3 %. Spesimen permukaan dibedakan menjadi dua kondisi, yaitu kasar dengan kekasaran 76–78 µm (Sa 2½) dan halus dengan kekasaran 44–49 µm (Sa 3). Coating dilakukan menggunakan tiga metode aplikasi, yaitu kuas, roll, dan spray. Pengujian meliputi uji adhesi dengan metode pull-off test, pengujian laju korosi dengan elektrokimia, serta uji ketahanan beban kejut dengan metode dropweight. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh spesimen metode spray pada permukaan halus memberikan hasil terbaik dengan nilai adhesi tertinggi sebesar 13,66 ± 0,07 MPa, laju korosi terendah sebesar 0,006560 ± 0,0002 mm/tahun, serta ketahanan beban kejut hingga 4,71 J tanpa kerusakan visual. Secara umum, permukaan halus menghasilkan daya rekat lebih tinggi dan laju korosi lebih rendah dibandingkan permukaan kasar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja coating lebih ditentukan oleh homogenitas lapisan dan kemampuan pembasahan dari pada oleh peningkatan kekasaran permukaan saja.
Last update:
Jurnal Teknik Perkapalan oleh http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval disebarluaskan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License