BibTex Citation Data :
@article{JTP57860, author = {Merlinda Ayu Febrian and Samuel Samuel and Good Rindo}, title = {Analisis Stabilitas Kapal Kontainer 19430 DWT Rute Pelayaran Makassar – Jakarta}, journal = {Jurnal Teknik Perkapalan}, volume = {14}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Kapal Kontainer; Stabilitas Kapal; Maxsurf}, abstract = { Kapal kontainer memiliki peranan penting dalam distribusi logistik antar pulau di Indonesia sehingga aspek keselamatan pelayaran, khususnya stabilitas kapal, harus diperhatikan dalam proses perancangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas kapal kontainer 19430 DWT pada rute pelayaran Makassar – Jakarta berdasarkan standar IMO MSC.267 (85). Metode penelitian dilakukan dengan membuat model kapal tiga dimensi menggunakan software Maxsurf Modeler dan dilanjutkan dengan analisis stabilitas menggunakan Maxsurf Stability. Analisis dilakukan pada 15 kondisi pembebanan yang mencakup variasi muatan kontainer, kapasitas tanki, dan ballast water tank. Parameter stabilitas yang dianalisis meliputi area 0–30°, area 0–40°, area 30–40°, nilai maksimum GZ, sudut maksimum GZ, dan Initial GMt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kondisi pembebanan memenuhi kriteria stabilitas IMO. Nilai maksimum GZ yang diperoleh berkisar antara 2,144 m hingga 4,69 m, sedangkan nilai Initial GMt berkisar antara 3,748 m hingga 11,658 m. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kapal memiliki kemampuan stabilitas yang baik dan aman untuk dioperasikan pada berbagai kondisi pembebanan. }, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/view/57860} }
Refworks Citation Data :
Kapal kontainer memiliki peranan penting dalam distribusi logistik antar pulau di Indonesia sehingga aspek keselamatan pelayaran, khususnya stabilitas kapal, harus diperhatikan dalam proses perancangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas kapal kontainer 19430 DWT pada rute pelayaran Makassar – Jakarta berdasarkan standar IMO MSC.267 (85). Metode penelitian dilakukan dengan membuat model kapal tiga dimensi menggunakan software Maxsurf Modeler dan dilanjutkan dengan analisis stabilitas menggunakan Maxsurf Stability. Analisis dilakukan pada 15 kondisi pembebanan yang mencakup variasi muatan kontainer, kapasitas tanki, dan ballast water tank. Parameter stabilitas yang dianalisis meliputi area 0–30°, area 0–40°, area 30–40°, nilai maksimum GZ, sudut maksimum GZ, dan Initial GMt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kondisi pembebanan memenuhi kriteria stabilitas IMO. Nilai maksimum GZ yang diperoleh berkisar antara 2,144 m hingga 4,69 m, sedangkan nilai Initial GMt berkisar antara 3,748 m hingga 11,658 m. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kapal memiliki kemampuan stabilitas yang baik dan aman untuk dioperasikan pada berbagai kondisi pembebanan.
Last update:
Jurnal Teknik Perkapalan oleh http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval disebarluaskan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License