skip to main content

Analisis Pengaruh Penambahan Cadik terhadap Stabilitas dan Hambatan Perahu Nelayan di Kabupaten Pati

*Muhammad Najmul Kamil  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275., Indonesia
Wilma Amiruddin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Andi Trimulyono  -  Departemen Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Perahu tradisional seperti KM. Ijang banyak digunakan nelayan di Indonesia, namun kerap menghadapi permasalahan stabilitas terutama saat melakukan tindakan penuh. Penambahan cadik (cadik) sebagai solusi untuk meningkatkan stabilitas, meskipun berpotensi menambah hambatan dan mempengaruhi olahraga gerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi panjang (3,5 m; 4,0 m; 4,5 m) dan jarak cadik (1,4 m; 1,8 m) terhadap stabilitas, hambatan, serta respon gerak perahu. Analisis dilakukan pada kondisi kiriman kosong dan penuh dengan menggunakan Maxsurf Stability , Ansys Fluent , dan Ansys Aqwa . Hasil menunjukkan bahwa penambahan cadik meningkatkan nilai momen pengembali (GZ) hingga >10 m.deg pada area 0–40°, sehingga seluruh variasi memenuhi kriteria IMO. Variasi cadik 4,5 m dengan jarak 1,8 m memberikan stabilitas terbaik. Dari sisi hambatan, terjadi peningkatan dari 433,9 N menjadi 662,3 N.Tetapi, nilai tersebut masih wajar dikarenakan adanya penambahan variasi cadik yang menambah permukaan basah sehingga menghasilkan hambatan naik. Analisis olah gerak pada gerakan Roll kapal sebelum menggunakan cadik dan setelah menggunakan cadik memiliki perbedaan, dimana pada kapal yang menggunakan cadik mengalami penurunan grafik pada Roll sehingga kapal yang menggunakan cadik dapat mengurangi gerakan oleng yang berlebihan.
Keywords: Stabilitas; Hambatan; Cadik
Article Info
Section: Articles
Language : EN
  1. I. Ali, “Budaya Perahu Outrigger di kepulauan Melayu : Perspektif Maritim,” vol. 1, no. 1, pp. 57–70, 2009
  2. S. Yunizar, “Basarnas Catat 3.991 Kecelakaan Kapal Dalam Lima Tahun.” [Online]. Available: https://www.jawapos.com/nasional/015118784/basarnas-catat-3991 kecelakaan-kapal-dalam-lima-tahun
  3. Febrianto, “Basarnas Tangani 38 Kecelakaan Laut di Kepri Sepanjang 2022, Korban Terbanyak Nelayan.” [Online]. Available: https://voi.id/berita/257905/basarnas-tangani-38-kecelakaan-laut-di-kepri-sepanjang-2022-korban-terbanyak-nelayan
  4. Basrnas, “Beranda _ BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan).” [Online].Available: https://basarnas.go.id/berita/kapal-nelayan-yang-membawa-3-orang-abk-mengalami-kecelakaan-di-perairan-lingga-13875
  5. Wakidjo, P. (1972). Stabilitas Kapal Jilid II. Penuntun dalam Menyelesaikan Masalah. Yogyakarta
  6. Rubianto. (2023). Stabilitas Kapal. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
  7. H. Hasanudin, T. Yulianto, and R. C. Ariesta, “Modifikasi Kapal Purse Seine 30 Gt Dengan Menambahkan Cadik Untuk Meningkatkan Survival of Intact Stability,” Mar. Fish. J. Mar. Fish. Technol. Manag., vol. 10, no. 2, pp. 205–213, 2019, doi: 10.29244/jmf.v10i2.30853
  8. M. Helmi, B. S. Nurhasanah, and J. Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis, “Analisa Pengaruh Pemasangan Cadik Pada Kapal Nelayan 3 Gt Ditinjau Dari Power Engine,” Kapal, vol. 13, no. 2, pp. 78–83, 2016
  9. A. W. B. Anggit Andilala, Wilma Amiruddin, “Analisa Beban Muatan Maksimum Yang Diperbolehkan Untuk Keselamatan Penumpang Pada Kapal Kharisma Jaya,” J. Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 4, p. 785, 2017, [Online]. Available: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval
  10. Akbar Bagus, “Analisis Pengaruh Variasi Cadik terhadap Respon Gerak Perahu Nelayan Menggunakan Metode CFD Analisis Pengaruh Variasi Cadik terhadap Respon Gerak Perahu Nelayan Menggunakan Metode CFD,” Politek. Negeri Banyuwangi, 2022
  11. J. Alvite-Castro, J. A. Orosa, D. Vergara, Á. M. Costa, and R. Bouzón, “A new design criterion to improve the intact stability of galician small fishing vessels,” J. Mar. Sci. Eng., vol. 8, no. 8, 2020, doi: 10.3390/JMSE8070499
  12. Code on Intact Stability for All Types of Ships Covered by IMO Instruments: Resolution A.749(18). International Maritime Organization, 1993
  13. Y. Yang et al., “Research on Ship Resistance Prediction Using Machine Learning with Different Samples,” J. Mar. Sci. Eng., vol. 12, no. 4, 2024, doi: 10.3390/jmse12040556
  14. S. Nam, J. C. Park, J. B. Park, and H. K. Yoon, “Numerical Simulation of Seakeeping Performance of a Barge Using Computational Fluid Dynamics (CFD)-Modified Potential (CMP) Model,” J. Mar. Sci. Eng., vol. 12, no. 3, 2024, doi: 10.3390/jmse12030369
  15. M. H. Ghaemi and H. Olszewski, “Total Ship Operability-Review, Concept and Criteria,” Polish Marit. Res., vol. 24, pp. 74–81, 2017, doi: 10.1515/pomr-2017-0024
  16. Biro Klasifikasi Indonesia, Peraturan Kapal Kayu, vol. VI. Biro Klasifikasi Indonesia, 2023
  17. IMO Resolution A.562(14). International Maritime Organization, 1985
  18. ITTC, "Testing and Extrapolation Methods Resistance Test," ITTC - Recomm. Proced., pp. 1-11.2002
  19. A. O. N. Susanto, E. S. Hadi, and A. Firdhaus, “Pengaruh Penambahan Bilge Keel Pada Kapal Ikan KM HMJ 4 Terhadap Stabilitas Dan Gerakan Rolling,” J. Tek. Perkapalan, vol. 12, no. 2, p. 456, 2024, [Online]. Available: http://ejournal s1.undip.ac.id/index.php/naval
  20. C. A. Adhitama, E. S. Hadi, and S. Jokosisworo, “Analisa Stabilitas Dan Olah Gerak (Seakeeping) Kapal Pada MV. Pan Marine Setelah Dikonversi Dari Kapal Kru Menjadi Kapal Wisata,” J. Tek. Perkapalan, vol. 07, no. 1, pp. 37–48, 2019
  21. Romadhoni, “Optimasi Respon Gerakan kapal Ikan Katamaran Terhadap Gelombang Reguller,” J. Iptek, vol. 21, no. 1, pp. 17–26, 2017
  22. F. Gaspersz and R. B. Luhulima, “Analisa Titik Kritis Gerakan Roll Kapal Trimaran Untuk Diaplikasi Pada Kapal Ikan Purse Seine,” ALE Proceeding, vol. 4, pp. 44–50, 2021, doi: 10.30598/ale.4.2021.44-50

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.