skip to main content

Analisis Pengaruh Lambung U Bottom dan V Bottom Terhadap Hambatan Pada Kapal Ikan Menggunakan Metode Holtrop

*Aidilhaj Muazri  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Andi Trimulyono  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Efisiensi operasional kapal ikan tradisional di Indonesia masih terhambat oleh tingginya hambatan hidrodinamika akibat desain lambung yang belum dianalisis secara optimal. Pada kapal berukuran kecil hingga menengah, bentuk dasar lambung seperti U-Bottom dan V-Bottom berpengaruh langsung terhadap nilai hambatan, kebutuhan daya, dan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, diperlukan analisis kuantitatif untuk memahami besarnya hambatan kapal, kontribusi komponen pembentuknya, serta pengaruh variasi bentuk lambung. Penelitian ini dirumuskan untuk menjawab tiga masalah utama: (1) menentukan nilai hambatan total kapal ikan serta metode perhitungannya, (2) menganalisis pengaruh komponen hambatan terhadap hambatan total, dan (3) mengevaluasi pengaruh perbedaan bentuk lambung U-Bottom dan V-Bottom terhadap hambatan kapal. Perhitungan dilakukan menggunakan metode empiris Holtrop & Mennen untuk kecepatan 1-10 knot, dan hasilnya komparasi melalui simulasi Maxsurf Resistance. Hasil menunjukkan bahwa hambatan total meningkat dengan bertambahnya kecepatan, namun lambung V-Bottom memberikan hambatan lebih rendah dibanding U-Bottom. Pada kecepatan 10 knot, hambatan total U-Bottom sekitar 20 kN, sedangkan V-Bottom sekitar 14 kN. Selisih rata-rata 5% antara hasil analitik dan simulasi menunjukkan tingkat akurasi perhitungan yang baik. Dengan demikian, lambung V-Bottom dinilai lebih efisien secara hidrodinamika dan layak dijadikan referensi dalam pengembangan desain kapal ikan yang lebih hemat energi
Fulltext View|Download
Keywords: Kapal Ikan; Lambung U; Lambung V; Holtrop; Hambatan
  1. KKP, “Volume Produksi Perikanan,” Statistik KKP, 2024. Volume Produksi Perikanan. (accessed Oct. 25, 2025)
  2. M. I. Amri, R. Tahir, A. Haris, H. Agusanty, and M. S. Saleh, “Tren Ekspor Perikanan Indonesia,” Torani: JFMarSci, vol. 8, no. 1, pp. 44–62, 2024
  3. FAO, “World Fish trade fall in 2024,” FAO GLOBEFISH, 2025. (accessed Oct. 25, 2025)
  4. A. F. Molland, S. R. Turnock, and D. A. Hudson, “Ship Resistance and Propulsion,” Sh. Resist. Propuls., 2011
  5. M. L. Hakim, Tuswan, A. Firdaus, and O. Mursid, “Investigating the Comparison of Ship Resistance Components Between U and V-Shaped Hulls,” J. Teknol., vol. 85, no. 3, pp. 153–164, 2023
  6. R. Irvana, A. Fadillah, and S. Manullang, “Seakeeping and Safety Assessment of Fishing Vessel 30 GT,” Int. J. Mar. Eng. Innov. Res., vol. 7, no. 2, pp. 86–92, 2022
  7. J. Holtrop and G. G. J. Mennen, “Approximate Power Prediction Method.,” International Shipbuilding Progress, vol. 29, no. 335. pp. 166–170, 1982
  8. Y. Widianto, B. A. Adietya, and Samuel, “Jurnal teknik perkapalan,” Tek. Perkapalan, vol. 13, no. 2, 2025
  9. H. Li et al., “Carbon footprint assessment and reduction strategies for aquaculture: A review,” Journal of the World Aquaculture Society, vol. 56, no. 1. 2025
  10. FAO, “Fishing Vessel Design Database (FVDD),” Fisheries and Aquaculture, 2025
  11. ITTC – International Towing Tank Conference, Recommended Procedures and Guidelines 7.5-02-02-01: Resistance Test, Revision 03, 26th ITTC Resistance Committee, Approved September 2011
  12. A. F. Molland, S. R. Turnock, and D. A. Hudson, “Ship Resistance and Propulsion,” Sh. Resist. Propuls., 2011
  13. A. Dogrul, S. Song, and Y. K. Demirel, “Scale effect on ship resistance components and form factor,”. 2020
  14. D. Principles, Ships Marine Structures. Boca Raton: CRC Press, 2016
  15. V. Bertram, Practical Ship Hydrodynamics Second edition, Second edi. Oxford: Elsevier, 2012

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.