Analisis Variasi Sudut Kampuh Single V-Butt Joint Las Mig pada Alumunium 6061 terhadap Kekuatan Tarik dan Kekerasan

*Kamal Zidan Hidayat  -  Departemen Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Departemen Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 11 Sep 2020; Published: 27 Oct 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Aluminium 6061 memiliki paduan antara magnesium (Mg) dan silikon (Si )yang menggunakan pengelasan MIG dengan elektroda ER 4043 pada posisi pengelasan downhand (1G) dengan sambungan las sudut kampuh single V-Butt Joint sudut 40°,60°,80°. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil uji kekuatan tarik dan kekerasan yang terjadi dari pengaruh variasi sudut kampuh single V-butt join sambungan las MIG pada Alumunium 6061 dengan las dan tanpa perlakuan las, serta menganalisis perbandingan hasil uji kekuatan tarik dan kekerasan terhadap uji standar BKI. Metode yang digunakan adalahmetode eksperimen. Hasil penelitian pada uji tarik menunjukkan bahwa RAW material alumunium 6061 memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar 279,64 MPa, rata-rata regangan sebesar 4,42 %, rata-rata modulus elastisitas sebesar 43,44 Gpa. Rata-rata kekuatan tarik variasi sudut kampuh 40° sebesar 171, 20 Mpa dengan regangan sebesar 20,28 %, dan modulus elastisitas sebesar 14,18 GPa. Rata-rata kekuatan tarik variasi sudut kampuh 60° sebesar 162,10 MPa dengan regangan sebesar 4,04 % dan modulus elastisitas sebesar 48,43 GPa. Rata-rata kekuatan tarik variasi sudut kampuh 80° sebesar 185,99  MPa dengan regangan sebesar 3,42 % dan modulus elastisitas sebesar 49,64 Gpa. Pada uji kekerasan menggunakan metode vickers yang dilakukan pada 3 titik dengan beban 200 grf menunjukan bahwa RAW material memiliki rata-rata kekuatan kekerasan sebesar 68,3 VHN. Kampuh 40° memiliki rata-rata kekuatan kekerasan sebesar 70,56 VHN. Kampuh 60° memiliki rata-rata kekuatan kekerasan sebesar 72,16 VHN. Kampuh 80° memiliki rata-rata kekuatan kekerasan sebesar 71,15 VHN. Perbandingan hasil uji tarik alumunium 6061 sudut 40° dan 80° memenuhi standart BKI (Tensile Strength) ≥ 170 Mpa.

Keywords: Alumunium 6061, Pengelasan MIG, Sudut Kampuh, Kekuatan Tarik dan Kekerasan.

Article Metrics:

  1. Buku Statistik Indonesia Tahun 2018.
  2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.
  3. H. Sunaryo, Teknik Pengelasan Kapal Jilid I untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, 2008
  4. I. Sihombing, “Pengaruh Posisi Pengelasan dan Bentuk Kampuh terhadap Kekuatan Tarik dan Mikrografi Sambungan Las Metal Inert Gas (MIG) pada Alumunium 6061 sebagai Bahan Material Kapal,” J. Tek. Perkapalan, 2019
  5. L. Ketaren, “Analisi Pengaruh Variasi Kampuh Las dan Arus Listrik terhadap Kekuatan Tarik,” J. Tek. Perkapalan, 2019
  6. F. B. Susetyo, “Studi Karakteristik Hasil Pengelasan MIG Pada Material Aluminium 5083,” J. Tek. Mesin, vol. 4, no. 2, 2013
  7. A. Nurhafid, “Analisa Pengaruh Perbedaan Feed Rate terhadap Kekuatan Tarik dan Impak Alumunium 6061 Metode Pengelasan Friction Stir Welding,” J. Tek. Perkapalan, pp. 473–481, 2017
  8. W. H, Teknologi Pengelasan Logam. Jakarta: Pradya Paramita, 2000
  9. Biro Klasifikasi Indonesia, Rules for The Classification and Construction:Volume VI Rules for Welding. Jakarta, 2013
  10. M. Schwartz, Composite Material Handbook. Singapore: Mc Graw Hill, 1984
  11. A. M, Teori dan Praktik Las. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989
  12. A. Ardiyanto, “Pengaruh Variasi Sudut Kampuh dan Kuat Arus terhadap Kekuatan Tarik Alumunium 6061 pada Pengelasan Tungsten Inert Gas (Tig).,” J. PendidikanTeknik Mesin, 2017
  13. ASTM E8/E8M-09, Standard Specification for Aluminum and Aluminum-Alloy Sheet and Plate. USA, 2009
  14. dkk Ardianto, Elvinaro, Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2009