Analisa Pengaruh Penambahan Fin Keel terhadap Hambatan, Pola Aliran, dan Stabilitas pada Kapal Ferry Ro-Ro 1000 GT

*Rezky Naufal Pratama  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Parlindungan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 16 Apr 2020; Published: 7 Jul 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kapal Ferry Ro-Ro merupakan salah satu alat transportasi yang dapat diandalkan untuk melayani penumpang antar pulau karena harga tiket yang relatif murah. Untuk menjaga hal itu maka perlu adanya peningkatan kenyamanan serta keselamatan penumpang dan efisiensi bahan bakar, salah satu cara nya adalah dengan mengurangi hambatan, mengefisienkan pola aliran, serta meningkatkan stabilitas dengan meneliti penggunaan fin keel. Penelitian ini menggunakan software Maxsurf dan CFD dengan variasi tinggi dan posisi fin keel di lunas kapal dan bertujuan untuk membandingkan hambatan, kecepatan aliran, serta nilai GZ maksimum yang lalu dibandingkan dengan analisa kapal asli yang sudah ada. Hasilnya adalah kapal dengan fin keel berbagai variasi memiliki nilai hambatan 0.13%-1.32% lebih kecil dibanding dengan kapal tanpa fin keel, kecepatan aliran 0.01% lebih kecil sampai dengan 0.7% lebih besar dibanding kapal asli, serta nilai GZ maksimal 9.62%-9.81% lebih kecil dibanding kapal asli.

Keywords: Ferry Ro-Ro; Fin Keel; CFD; NACA

Article Metrics:

  1. Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, PM 115 Tahun 2016. Jakarta, 2016.
  2. A. Saputra, U. Budiarto, and G. Rindo, “Analisa Pengaruh Bilge Keel Tipe Bulb Terhadap Lambung V Dan U Pada Kapal Patroli Dengan Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamic (CFD),” Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 2, pp. 421–430, 2017.
  3. D. M. Sihombing, W. Amiruddin, and M. Iqbal, “Analisa Performa Penambahan Hull Vane Terhadap Hambatan dan Seakeeping Kapal Perintis 750 DWT dengan Variasi Foil Menggunakan Metode CFD,” Tek. Perkapalan, vol. 7, no. 2, pp. 152–160, 2019.
  4. M. L. Yulianti, I. P. Mulyatno, and A. W. B. Santosa, “Analisa Stabilitas Kapal Perintis 500 Dwt Setelah Penambahan Variasi Posisi Sudut Dan Lebar Bilga Keel,” J. Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 4, pp. 726–733, 2017.
  5. A. Situmorang, P. Manik, and M. Iqbal, “Analisa Pengaruh Panjang dan Bentuk Geometri Lunas Bilga terhadap Arah dan Kecepatan Aliran (Wake) pada Kapal Ikan Tradisional (Studi Kasus Kapal Ikan Kranggan),” vol. 4, no. 4, pp. 793–802.
  6. A. Herbowo, D. Chrismianto, and M. Iqbal, “Analisa Fin Stabilizer Terhadap Rolling Pada Kapal Ferry Ro-Ro 500 GT Dengan Metode CFD (Computational Fluid Dynamic),” Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 2, pp. 421–430, 2017.
  7. P. Lans and J. Heide, “CFD investigation of a fin keel,” Bachelor Sci. Thesis, KTH R. Inst. Technol., 2014.
  8. S. A. Harvald, Resistance and Propulsion of Ships - Harvald. New York: John Willey and Sons, 1992.
  9. S. Samuel, A. Trimulyono, and A. W. B. Santosa, “Simulasi CFD pada Kapal Planing Hull,” Kapal J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut., vol. 16, no. 3, pp. 123–128, 2019, doi: 10.14710/kapal.v16i3.26397
  10. M. R. D. A. Kusuma, D. Chrismianto, and S. Jokosiworo, “Pengaruh Posisi Foil Terhadap Gaya Angkat Dan Hambatan Kapal Katamaran,” Kapal, vol. 14, no. 2, p. 58, 2017, doi: 10.14710/kpl.v14i2.16487
  11. B. R. Munson and T. H. Okiishi, Mekanika Fluida Edisi Keempat. Diterjemahkan oleh Harinaldi dan Budiarso. Jakarta: Erlangga, 2003.
  12. L. Edward, PNA - Volume II - Resistance, Propulsion and Vibration, vol. II. 1988.
  13. S. Samuel and Kiryanto, “Analisa Hidrostatis dan Stabilitas pada Kapal Motor Cakalang dengan Modifikasi Penambahan Kapal Pancing,” vol. 11, no. 2, 2014.
  14. IMO, “Code on intact stability for all type of ships covered by IMO instruments,” Resolut. A749(18), vol. 267, no. December, 2008.