Analisa Nilai Thrust Ducted Propeller Dengan Variasi Diameter, Panjang & Tipe Kort Nozzle Menggunakan Metode CFD

*Febrian Sihaloho  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Parlindingan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 3 Mar 2020; Published: 11 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Aspek yang terpenting dalam pembuatan kapal salah satunya adalah aspek perencanaan sistem propulsi. Adapun sitem propulsi disini adalah ducted propeller. Ducted Propeller merupakan salah satu aspek yang wajib direncanakan dengan baik guna mencapai tujuan fungsi kapal dalam hal kecepatan. Kecepatan pada kapal dapat dipengaruhi oleh desain Ducted Propeller yang baik agar mendapatkan gaya dorong (thrust). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  dari model yang dibuat, manakah model yang memiliki nilai thrust tinggi untuk kapal TB. PANCARAN IV-315 serta untuk mengetahui perbandingan nilai thrust yang dihasilkan dari variasi model kort nozzle MARIN 19a dan kort nozzle MARIN 37 dengan variasi diameter dan panjang. Penelan ini dilakukan dengan menggunakan metode CFD dengan memakai software Solidworks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai thrust tertinggi dihasilkan pada model ducted propeller dengan tipe kort nozzle MARIN 19a dengan diameter 2500 mm dan panjang1250 mm dengan nilai 138,71 kN.

Article Metrics: