Studi Perhitungan Respon Struktur Pondasi Mesin Kapal Penyeberangan 1000 GT Akibat Pembebanan Statis

*Febby Ari Saputro  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Imam Pujo Mulyanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 31 Jan 2020; Published: 19 Feb 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 83 30
Abstract

Sistem konstruksi menjadi salah satu perhatian utama dalam mendesain sebuah kapal, karena sistem konstruksi merupakan bagian terpenting yang berfungsi menjamin keselamatan awak kapal, penumpang dan muatan yang diangkut. Struktur pondasi mesin menjadi perhatian bagi penulis karena struktur tersebut harus menopang beban mesin induk dan menahan berbagai macam gaya yang terjadi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimum pada kapal penyeberangan 1000 GT yang memiliki 2 mesin induk, serta membandingkan apabila ketebalan pelat dan profil menggunakan tebal minimum sesuai rules BKI. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode elemen hingga dan rules yang digunakan yaitu Biro Klasifikasi Indonesia. Validasi dilakukan pada model dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 3,41 %. Pada peniltian ini terdapat lima jenis beban yang akan diinputkan, yaitu beban gaya akibat berat mesin 48510 N dan gearbox 15876 N, beban momen dari torsi mesin induk 4550 Nm, beban gaya dorong akibat pengaruh dari thrust block 100293 N, serta tekanan hidrostatis kapal sebesar 0,025 Mpa, sehingga diasumsikan terdapat tiga jenis kondisi, yaitu kondisi ketika kapal berlabuh, kondisi ketika kapal berlayar dan kondisi ketika kapal sedang manuver, didapatkan tegangan maksimum terjadi pada kondisi ketika kapal sedang manuver sebesar 60,708 Mpa dan nilai deflkesi sebesar 0,877 mm, dan juga didapatkan tegangan maksimum pada struktur yang telah divariasi ketebalannya terjadi pada kondisi III sebesar 111,449 Mpa dan nilai defleksi sebesar 1,381 mm, serta faktor keamanan terkecil 3,8 untuk model struktur sesuai dengan gambar konstruksi berdasarkan material yang digunakan dan 2,1 untuk struktur yang telah divariasi ketebalannya.berdasarkan material yang digunakan.


Keywords: Struktur Pondasi Mesin; Tegangan; Defleksi; Metode Elemen Hingga

Article Metrics:

  1. Wira Karisma, Imam Pujo dan Good Rindo. 2017. Analisa Kekuatan Struktur Pondasi Mesin Dengan Interaksi Trust Block Pada Kapal Ferry 500 GT Dengan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Perkapalan Uniersitas Diponegoro Vol. 5 No. 1.
  2. Sarjito Jokosisworo dan Eko Widianto. 2011. Analisa Kekuatan Pondasi Mesin Pada MT NSL-IV Karena Perubahan Kapasitas Main Engine Di PT. Jasa Marina Indah Dengan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Perkapalan Universitas Dipoengoro Vol. 8 No.2.
  3. Bayu Adityo, Imam Pujo dan Kiryanto. 2015. Analisa Kekuatan Pondasi Mesin Dengan Interaksi Trust Block Pada Kapal ROPAX 5000 GT Dengan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro Vol. 3 No. 2.
  4. Dokkum, V. Klaas. 2003. Ship Knowledege – A Modern Encyclopedia. The Netehrlands.
  5. Yanmar. 2014. Marine Diesel Engine Product Guide. Yanmar.com. Japan.
  6. B. K. Indonesia. 2018. Rules For Hull. Vol. II. Jakarta. Biro Klasifikasi Indonesia.
  7. Logan, Daryl L. 2007. A First Course in the Finite Element Methode. Canada. Chris Carson.
  8. Brancheau, James E. 2015. Practical Aspects of Finite Element Simulation: A Study Guide. The HyperWoks Univerisity Team.
  9. Marcos Enrique. 2016. Engine Foundation Re-design Due to Modification of the Shaft Line Arrangement. Genoa. EMSHIP.
  10. Germanischer Llyod AG. 2010. Guidelines for the Seating of Propulsion Plants and Auxiliary, Rules for Classification. Hamburg Germanischer Llyod AG.
  11. MAN Diesel & Turbo. Basi Principles of Ship Propulsion. Denmark.
  12. Marco Biot, Dario Bote, dan Emanuele Broco. 2015. Numerical and Experimental Analysis of the Dynamic Behavior of Main Engine Foundation. Hawaii. ISOPE.
  13. Popov, E.P. 1996. Mekanika Teknik. Erlangga. Indonesia.