Pengukuran Olah Gerak Ponton Tabung Dengan Penambahan Heaving Plate Segitiga dan Strip Plate Pada Gelombang Reguler Menggunakan Mikrokontroler Berbasis Wireless

*Agung Al Caesar  -  Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Good Rindo  -  Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 23 Sep 2019; Published: 23 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Penggunaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui secara terus menerus dapat mengakibatkan ketersediaan sumber daya alam tersebut semakin menipis sehingga perlu adanya sebuah inovasi baru sebagai pengganti sumber daya alam tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan olah gerak dan pengaruh terhadap stabilitas ponton setelah ditambahkan heaving plate segitiga dengan variasi jarak strip plate. Dengan ini direncanakan bentuk heaving plate segitiga dan ditambahkan strip plate dengan variasi jarak 10 mm, 20 mm,30 mm,40 mm dan 50 mm. Penelitian ini menggunakan alat berupa Arduino untuk mikrokontroller, sensor HS-SR04 untuk mengukur tinggi gelombang dan heaving, sensor MPU untuk mengetahui pitching dan rolling, load cell untuk mengetahui beban yang diakibatkan oleh heaving plate dan menggunakan XBee S2C sebagai komunikasi dari Arduino ke PC (wireless). Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dengan penambahan heaving plate segitiga dan strip plate pada ponton dapat mereduksi gerakan ponton dimana menghasilkan pitching sebesar 7o, sedangkan pada ponton tanpa heaving plate nilai pitching yang dihasilkan sebesar 15o.  Untuk nilai rolling ponton dengan heaving plate menghasilkan nilai rolling 4o, sedangkan untuk ponton tanpa heaving plate menghasilkan nilai rolling sebesar 5o. Pada nilai heaving menunjukkan hasil yang berbeda dimana nilai heaving yang dihasilkan oleh ponton dengan heaving plate sebesar 29 mm lebih besar jika dibandingkan dengan ponton tanpa heaving plate yaitu sebesar 25 mm. Hal ini membuktikan bahwa dengan ditambahkannya heaving plate pada ponton dapat mengurangi gerakan pitch dan roll pada ponton, dan dapat meningkatkan nilai heaving dimana dapat dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk pembangkit listrik.

Article Metrics:

  1. P. Manik, “ Analisa Gerakan Seakeeping Kapal Pada Gelombang Reguler,” Kapal : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 4, no.1, pp. 1-10, Mar.2012.
  2. Mukhtasor dkk, “Performance modeling of a wave energy converter: Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Bandulan (PLTGL-SB),” ARPN J. Eng. Appl. Sci., vol. 11, no. 4, pp. 2775–2778, 2016.
  3. E. sasmito Hadi, M. Iqbal, A. Wibawa, and Karnoto, “Experimental Measurement of Floating Structure Motion Response Based on the Low-Cost Microcontroller in Towing Tank,” International Journal of Mechanical Engineering and Technology (IJMET) vol. 9, no. 10, pp. 614–624, 2018.
  4. S. Sudhakar and S. Nallayarasu, “Influence of Heave Plate on Hydrodynamic Response of Spar,” In Proc. International Conference on Ocean, Offshore and Arctic Engineering, pp. 1–2011.
  5. InvenSense Inc, MPU-6000 and MPU-6050 Product Specification, vol. 1, no. 408. 2013.
  6. Cytron Technologies, User’s Manual– HCSR04 Ultrasonic Sensor. May. 2013.
  7. Scale Manufacturers Association, Load Cell Application and Test Guideline, no. 866. 2010.
  8. AVIA Semiconductor, 24-Bit Analog-to-Digital Converter (ADC) for Weigh Scales. vol. 9530, no. 592. 2018
  9. B. W. Evans, Arduino Programming Notebook. San Fransisco, 2008.
  10. Y. Yuliza, “Komunikasi Antar Robot Menggunakan RF Xbee dan Arduino Microcontroller,” J. Telekomun. dan Komput., vol. 4, no. 1, p. 53, 2017.