Pengaruh Normalizing Terhadap Kekuatan Tarik, Impak, Dan Mikrografi Pada Sambungan Las Baja A36 pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Variasi 2 Waktu Pemanasan

*Muhammad Dikwan  -  , Indonesia
Sarjito Jokosisworo  -  , Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  , Indonesia
Received: 12 Sep 2019; Published: 17 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Proses perlakuan normalizing pada baja A36 jenis baja dengan karbon rendah yang digunakan dalam reparasi maupun konstruksi pembangunan kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil kekuatan tarik, impak, dan struktur mikrografi pada sambungan las baja A36 setelah dilakukan pengelasan SMAW yang kemudian diberi perlakuan panas  normalizing pada suhu 880° dengan variasi 2 waktu penahanan selama 20 menit dan 40 menit. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor perlakuan normalizing pada hasil pengelasan mempengaruhi kualitas sambungan ditinjau dari kekuatannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baja A36 dengan perlakuan normalizing dengan waktu penahanan 20 menit memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar 363,005 MPa, rata-rata regangan luluh sebesar 2,63%, dan rata-rata modulus elastisitas sebesar 154,73 GPa. Serta memiliki harga impak lebih tinggi dari pemanasan 40 menit dengan rata-rata sebesar 1,595 J/mm². dan Baja A36 dengan diberi perlakuan normalizing dengan waktu penahanan 40 menit  memiliki rata-rata kekuatan tarik sebesar 273,44 MPa, dengan rata-rata regangan lebih kecil dari waktu penahanan 20 menit yaitu sebesar 2,43%, tetapi memiliki rata-rata modulus elastisitas tertinggi sebesar 183,55 GPa. Serta memiliki harga impak dengan nilai rata-rata sebesar 1,56 J/mm². Sedangkan struktur mikrografi menunjukan fasa ferrite lebih dominan pada spesimen dengan perlakuan normalizing waktu penahanan 40 menit yang berarti memiliki kekuatan yang lebh rendah dibandingkan dengan waktu penahanan 20 menit. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa baja A36 dengan diberi perlakuan normalizing dengan waktu penahanan 20 menit  memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan  specimen yang diberi perlakuan normalizing dengan waktu penahanan 40 menit.

Article Metrics: