Analisa Perbandingan Respon Struktur Full Modelling dengan Parallel Middle Body (PMB) Pada Kapal Ro-Ro Passenger 99 m dan Oil Tanker 149 m di Perairan Indonesia dan Atlantik Utara

*Havid Kresnadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 21 Nov 2018; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Abstrak

Pada penelitian yang dilakukan oleh A. S. Kurniwan, dan juga A.K.G. adli, yang membahas mengenai analisa respon struktur kapal ro-ro dan kapal oil tanker terhadap beban perairan atlantik utara dan perairan Indonesia, telah dilakukan perhitungan respon struktur global (full modelling) dengan menggunakan FEA. Dalam analisa tersebut menerapkan kondisi batas pada bagian midship, yang seharusnya kondisi batas fleksibel, karena bisa jadi nilai vertical bending moment maksimum yang terjadi bukan pada midship. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbandingan respon struktur full modelling dengan parallel middle body pada perairan Indonesia dan North Atlantic Ocean. Hasil analisa pada penelitian ini didapatkan hasil yang memenuhi batas maksimum tegangan rules BKI (tegangan max < 175 Mpa), pada kapal tanker 149m memiliki tegangan 21.4 Mpa pada kondisi flat, 108 Mpa pada kondisi sagging perairan atlantik utara, 115 Mpa pada kondisi hogging perairan atlantik utara, 42.8 Mpa pada kondisi sagging perairan Indonesia, dan 63.1 Mpa pada kondisi hogging perairan Indonesia, pada kapal ro-ro passanger 99m didapatkan hasil 22.2 Mpa pada keadaan flat. 145 Mpa pada kondisi sagging perairan atlantik utara, 94.8  Mpa pada kondisi hogging perairan atlantik utara, 42.9 Mpa pada kondisi sagging perairan Indonesia, dan 58.2 Mpa pada kondisi hogging perairan Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah desain kapal yang berlayar di perairan Indonesia over desain. Perhitungan kekuatan memanjang kapal dapat dilakukan pada bagian PMB (parallel middle body)/ 3 kompartemen utama kapal, karena semua unsur kekuatan memanjang tercakup dalam PMB. Hal ini sesuai dengan rules BKI (Guidelines BKI Part. 1, vol.6, Guidelines for Analysis Techniques Strength, 2005 dan  Rules BKI Part.1, Vol.XVII, Common Structural Rrules for Bulk Carrier and Oil Tanker, 2018)
Keywords: Kapal Oil Tanker; Kapal Ro-ro Passenger; Perairan Atlantik Utara; Perairan Indonesia; Metode Elemen Hingga

Article Metrics:

  1. A. S. Kurniawan, “Analisa Perbandingan Respon Struktur Kapal Ro-Ro Passenger 99 M Di North Atlantic Ocean & Indonesian Waterways Menggunakan Metode Elemen Hingga” J. Tek. PERKAPALAN - Vol. 5, no. 4, 2017
  2. A. K. G. Adli, “Analisa Perbandingan Respon Struktur Kapal Oil Tanker di Perairan Atlantik Utara dan Zona Perairan Indonesia Dengan Metode Elemen Hingga,” J. Tek. PERKAPALAN, vol. 5, no. 4, 2017.
  3. R. Dimas, “Analisa Perbandingan Respon Struktur Kapal Oil Chemical Tanker Di Wilayah North Atlantic Dan Indonesian Waterways Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga,” J. Tek. PERKAPALAN, vol. 5, no. 4, 2017.
  4. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero. (Guidelines BKI Part. 1, vol.6, Guidelines for Analysis Techniques Strength, 2005 dan Rules Part.1, Vol.XVII, CSR for Bulk Carrier and Oil Tanker, 2018)
  5. “European Centre for Medium-range Wather Forecast (ECMWF),” intdgh.
  6. Ross, C.T.F. 1985. Finite Element Methods in Structural Mechanin. Chicherter: Ellis Horywood Ltd.
  7. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero. 2018. "Rules for Classification and Construction of Sea Going Steel Ship Volume II: Rules for Hull Edition, " Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia
  8. Popov, E. P. Mechanics of Material, 2nd edition. Analysis and Design of Ship Structure. New Jersey: Prentice-Hall. Rizzuto, P.R. (2010), 1978
  9. Rosyid, D.M., dan Setyawan D, D. 2000. Kekuatan Struktur Kapal. Jakarta. Pradnya Paramita.
  10. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero. Final Report Analisa Kekuatan Struktur Kapal Pada Perairan Indonesia dengan Metode Non-Deterministik.
  11. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero. 2018. (Volume II: Rules for Hull Edition Section 5 C.2.1).