Analisa Kekuatan Fatigue Solid Floor Dengan Variasi Lightening Hole Pada Kapal Perintis 1200 GT

*Alfri Rakanda Putra  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro (Instansi Penulis) Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 (Alamat Instansi beserta Kodepos)
Received: 19 Sep 2018; Published: 19 Oct 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 55
Abstract

Proses desain sangat berpengaruh terhadap sebuah struktur. Dalam dunia perkapalan, suatu desain haruslah kuat, ringan serta dapat mencapai umur yag diinginkan. Salah satu konstruksi kapal yaitu double bottom. Dalam konstruksi double bottom terdapat solid floor dimana dalam konstruksi solid floor terdapat lubang yang biasa disebut lightening hole. Penggunaan lightening hole ini berfungsi untuk memperingan konstruksi juga untuk lewat orang pada waktu pemeriksaan. Dalam penelitian ini analisa berfokus terhadap solid floor dengan variasi penambahan lightening hole dan penambahan facebar untuk mengetahui . Dalam permodelan dan analisa penelitian ini menggunakan software berbasis elemen hingga  untuk mengetahui letak titik paling rawan terjadinya kelelahan, mengetahui hotspot stress dan perkiraan umur dari solid floor akibat dari perubahan geometri lightening hole, mencari nilai safety factor dari variasi lightening hole dan mencari berat yang terbuang dari penambahan lightening hole.Penelitian ini dapat diambil model yang terbaik yaitu model 2 atau model dengan penambahan lightening hole dengan tegangan terbesar yaitu 100,57 MPa dan perkiraan umur 28 tahun. Model ini dibilang terbaik dikarenakan model tersebut mampu mengurangi berat dari model dan nilai dari safety factor yang memenuhi kriteria yaitu harus selalu lebih besar dari satu yaitu dalam model ini sebesar 2,70 menurut pendekatan goodman dan 3,97 menurut kriteria bahan.

Keywords: Fatigue; Solid Floor; Lightening Hole; Perintis 1200 GT

Article Metrics:

  1. Sofi, Moch. Dkk. Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 1.Jakarta : Direktorat Pembinaan SMK, 2008.
  2. Wira ,I Made.Analisa Kekuatan Struktur Pondasi Mesin Dengan Interaksi Thrust Block Pada Kapal Ferry 500 GT Dengan Metode Elemen Hingga. Semarang : Jurnal Teknik Perkapalan,Vol. 5, No. 1, pp 10-19, 2016.
  3. Alhanif, Ayub Isna. Analisa Kelelahan Struktur Pondasi Mesin Akibat Beban Dinamis Main Engine Pada Kapal Perintis 2000 GT. Semarang : Jurnal Teknik Perkapalan, Vol. 6 ,No. 2, pp 1-6, 2018.
  4. Rizky, Arif Putra. Analisa Fatigue Kontruksi Main Deck Sebagai Penumpu Towing Hook Akibat Beban Tarik Pada Kapal Tug Boat 2 X 800 Hp Dengan Metode Elemen Hingga. Semarang :Jurnal Teknik Perkapalan, Vol. 4, No. 1,pp 190-198, 2016.
  5. Sari, Delima Yati. Analisis Reduksi Konsentrasi Tegangan Pada Plat Berlubang Dengan Beban Aksial Tarik Menggunakan Ansys 9. Padang :Laporan Tugas Akhir Teknik Mesin, Universitas Negeri Padang, 2010.
  6. Zakki, Ahmad Fauzan. Metode Elemen Hingga. Semarang : Universitas Diponegoro, 2014.
  7. Bannantine, Julie A, James L. Handrock and Jess J. Corner. Fundamentals of Metal Fatigue Analysis. New Jersey : Prentice Hall, Inc, 1990.
  8. Biro Klasifikasi Indonesia. Volume II Rules of Hull. Jakarta, Indonesia, 2017.
  9. Broek, D. “Elementary Engineering Fracture Mechanics”. USA: Kluwer Academic Publisher,1987.
  10. Astamar, Zainul. Mechanic of Material, 2nd Edition (SI Version). Jakarta Pusat : Penerbit Erlangga, 1984.