Analisa Keausan dan Kekerasan pada Material Baja SS316 Sebagai Bahan Komponen Crankshaft Mesin Kapal setelah Proses Carburizing

Received: 20 Aug 2018; Published: 20 Aug 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 160
Abstract

Perawatan permesinan pada kapal perlu dilakukan untuk mempertahankan kapal dalam kondisi laik laut, namun hal tersebut memerlukan biaya yang banyak. Pengeluaran biaya perawatan permesinan tersebut dapat berkurang apabila kualitas dari komponen permesinan itu sendiri sangat baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan dan keausan dari material baja SS316 baik sebelum dan sesudah melalui proses carburizing. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah baja SS316 baik sebelum dan sesudah melalui proses carburizing tersebut dapat digunakan sebagai bahan material untuk komponen permesinan crankshaft. Penelitian ini menggunakan metode Rockwell untuk pengujian kekerasan dan metode Ogoshi untuk pengujian keausan baja SS316 dan didapatkan hasil nilai kekerasan tertinggi baja SS316 tanpa proses Carburizing adalah 86.03 HRB sedangkan untuk nilai kekerasan tertinggi setelah Carburizing adalah 83.35 HRB, serta nilai keausan spesifik tertinggi baja SS316 tanpa proses Carburizing sebesar 2.143 x 10-8 mm/kgf, sedangkan nilai keausan spesifik tertinggi setelah Carburizing adalah 1.463 x 10-8 mm/kgf. Selain itu penelitian ini juga menggunakan tungku pemanas, karbon aktif serta Soda Abu (Na2CO3) sebagai katalis untuk proses carburizing material. Merujuk pada regulasi Lloyd’s Register yang tidak mengidentifikasikan standar minmal nilai keausan spesifik yang dibutukan, maka material baja SS316 baik dengan ataupun tanpa proses carburizing dapat digunakan sebagai material komponen carnkshaft.

Article Metrics: