Analisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Puntir, Kekerasan, dan Komposisi Kimia pada Baja ST 60 Sebagai Material Poros Propeller Setelah Perlakuan Carburizing dengan Variasi Katalis

*Akbarulah Bumi Aji  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ari Wibawa Budi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 14 Aug 2018; Published: 16 Aug 2018.
Analisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Puntir, Kekerasan dan Komposisi Kimia pada Baja ST 60 Sebagai Material Poros Propeller Setelah Perlakuan Carburizing Dengan Variasi Katalis
Subject Baja ST 60, Carburizing, Tarik , Kekerasan, Komposisi Kimia, Puntir
Type Research Instrument
  Download (505KB)    Indexing metadata
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 148
Abstract
Baja ST 60 merupakan suatu material yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan poros propeller karena tergolong baja karbon yang di perbolehkan oleh BKI. Poros yang aus sering terjadi karena kekerasan permukaan baja lebih rendah. Carburizing itu sendiri merupakan proses thermos-chemical yang dilakukan dengan cara memanaskan spesimen pada suhu dalam wadah yang mengandung karbon. Dalam penelitian ini juga meneliti tentang perbandingan nilai katalis MgCO3 dan CaCO3 terhadap sifat mekanis baja. Hasil penelitian ini berupa nilai kekuatan material yang kemudian dibandingkan dengan nilai minimum persyaratan BKI.  Hasil yang dicapai bahwa baja ST 60 memenuhi persyaratan BKI ditinjau dari kekuatan tarik (730,00 Mpa) Raw Material, (705,00 Mpa) carburizing MgCO3  dan (691,67 Mpa) carburizing CaCO3 dan penambahan carbonnya(0,45 % ) Raw Material, (0,50 %) carburizing MgCO3 dan (0,39 % ) carburizing CaCO3. untuk nilai kekerasan mendapatkan hasil (177,67 VHN ) Raw Material, (224,33 VHN) carburizing MgCO3 dan (157,67VHN ) carburizing CaCO3. Untuk nilai kekuatan puntir mendapatkan hasil (411,79 Mpa di 1257°) Raw Material, (385,57 Mpa di 630°) MgCO3, (468,86 di 2697°)CaCO3. Maka dapat disimpulkan bahwa setelah proses carburizing kekerasan yang terjadi semakin naik dan dalam segi kekuatan puntir katalis CaCO3 menyebabkan baja ST 60 menjadi lentur dan kekuatannya lebih tinggi dari pada Raw Material dan MgCO3.

Note: This article has supplementary file(s).

Article Metrics:

  1. Jokosisworo, S. 2009. Analisa Kekuatan Puntir, Lentur Putar dan Kekerasan Baj ST 60 Untuk Poros Propeller Setelah di Quenching. Jurnal Kapal. Volume 11.
  2. [ 2 ] Biro Klasifikasi Indonesia, 2006, “Rules for Machinery Installations, Vol.III”.
  3. [ 3 ] Eka R. M. A. P. Lilipaly. 2011. Analisa Nilai Kekerasan Baja S-35C dalam Proses Karburasi Padat memenfaatkan Tulang Sapi sebagai Katalisator dengan Varisai Waktu Penahanan. Volume 08
  4. [ 4 ] Reny Afriany, Asmadi, Siti Zahara Nuryanti. 2012. Analisa Pengaruh Variasi Katalis BaCO3, NaCO3, dan CaCO3 pada Proses Karburasi Baja Karbon Sedang dengan Pendingin Tunggal. Jurnal Mesi.
  5. [ 5 ] Amanto, Hari dan Daryanto. 2003. Ilmu Bahan. Jakarta: Bumi Aksara.
  6. [ 6 ] Amstead, B.H, Philip F. Ostwald dan Myron L. Begemen. 1997. Teknologi Mekanik Jilid I Edisi Ketujuh Versi S1. Jakarta: Erlangga.
  7. [ 7 ] Alexander, W. O, G. J. Davies, S. Heslop, K. A. Reynolds, V. N. Whittaker dan E. J. Bradbury. 1991. Dasar Metarulugi Untuk Rekayasawan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
  8. [ 8 ] Surdia, Tata dan Shinroku Saito. 1992. Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta : Pradnya Paramita.
  9. [ 9 ] Dieter. E. George. 1996. Metalurgi Mekanik, Terjemahan dari Mechanical Metalurgy. Jakarta : Erlangga
  10. [ 10 ] ASTM, Annual Books of ASTM Standarts, "Metals Test Metode and Analytical Procedures," Section 3, Volume 03,01,USA,1996
  11. [ 11 ] Nasution, M. 2016. Pengaruh Karbonasi Terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanis Baja KRUPP 1191. Volume 01,01.
  12. [ 12 ] https://www.slideshare.net/AshshiddiqDicky/pack-carburizing-presentasi