Analisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Puntir, Kekerasan, dan Komposisi Kimia pada Baja ST 60 Sebagai Material Poros Propeller Setelah Perlakuan Carburizing dengan Variasi Katalis

*Akbarulah Bumi Aji  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 27 Jul 2018; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 111
Abstract

Baja ST 60 merupakan suatu material yang bisa digunakan sebagai bahan pembuatan poros propeller karena tergolong baja karbon yang di perbolehkan oleh BKI.Poros yang aus sering terjadi karena kekerasan permukaan baja lebih rendah. Maka proses carburizing menjadi salah satu cara untuk mengatasi keausan tersebut. Carburizing itu sendiri merupakan proses thermos-chemical yang dilakukan dengan cara memanaskan spesimen pada suhu dalam wadah yang mengandung karbon. Dalam penelitian ini juga meneliti tentang perbandingan nilai katalis MgCO3 dan CaCO3 terhadap sifat mekanis baja. Hasil penelitian ini berupa nilai kekuatan material yang kemudian dibandingkan dengan nilai minimum persyaratan BKI.  Hasil yang dicapai bahwa baja ST 60 memenuhi persyaratan BKI ditinjau dari kekuatan tarik (730,00 Mpa) Raw Material, (705,00 Mpa) carburizing MgCO3  dan (691,67 Mpa) carburizing CaCO3 dan penambahan carbonnya(0,45 % ) Raw Material, (0,50 %) carburizing MgCO3 dan (0,39 % ) carburizing CaCO3. untuk nilai kekerasan mendapatkan hasil (177,67 VHN ) Raw Material, (224,33 VHN) carburizing MgCO3 dan (157,67VHN ) carburizing CaCO3. Untuk nilai kekuatan puntir mendapatkan hasil (411,79 Mpa di 1257°) Raw Material, (385,57 Mpa di 630°) MgCO3, (468,86 di 2697°)CaCO3. Maka dapat disimpulkan bahwa setelah proses carburizing kekerasan yang terjadi semakin naik dan dalam segi kekuatan puntir katalis CaCO3 menyebabkan baja ST 60 menjadi lentur dan kekuatannya lebih tinggi dari pada Raw Material dan MgCO3.

Keywords: Baja ST 60, Carburizing, Tarik, Kekerasan, Komposisi Kimia, Puntir

Article Metrics:

  1. [ 1 ] Jokosisworo, S. 2009. Analisa Kekuatan Puntir, Lentur Putar dan Kekerasan Baj ST 60 Untuk Porro Propeller Setelah di Quenching. Jurnal Kapal. Volume 11.
  2. [ 2 ] Biro Klasifikasi Indonesia, 2006, “Rules for Machinery Installations, Vol.III”.
  3. [ 3 ] Reny Afriany, Asmadi, Siti Zahara Nuryanti. 2012. Analisa Pengaruh Variasi Katalis BaCO3, NaCO3, dan CaCO3 pada Proses Karburasi Baja Karbon Sedang dengan Pendingin Tunggal. Jurnal Mesin.
  4. [ 4 ] Amanto, Hari dan Daryanto. 2003. Ilmu Bahan. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. [ 5 ] Amstead, B.H, Philip F. Ostwald dan Myron L. Begemen. 1997. Teknologi Mekanik Jilid I Edisi Ketujuh Versi S1. Jakarta: Erlangga.
  6. [ 6 ] Alexander, W. O, G. J. Davies, S. Heslop, K. A. Reynolds, V. N. Whittaker dan E. J. Bradbury. 1991. Dasar Metarulugi Untuk Rekayasawan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
  7. [ 7 ] Surdia, Tata dan Shinroku Saito. 1992. Pengetahuan Bahan Teknik. Jakarta : Pradnya Paramita.
  8. [ 8 ] Dieter. E. George. 1996. Metalurgi Mekanik, Terjemahan dari Mechanical Metalurgy. Jakarta : Erlangga
  9. [ 9 ] ASTM, Annual Books of ASTM Standarts, "Metals Test Metode and Analytical Procedures," Section 3, Volume 03,01,USA,1996