Efek Post Weld Heat Treatment Dengan Variasi Temperature Terhadap Mechanical Properties Pada Sambungan Pipa Offshore API X52

*Dennis Oscha Cholik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Sarjito Jokosisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 24 Jul 2018; Published: 24 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 42
Abstract
Akibat perkembangan ekonomi, kebutuhan gas alam pun menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Pengelasan Shield Metal Arc Welding (SMAW) menjadi sangat diperlukan karena dinilai sangat efisien untuk pengelasan pipa gas alam yang ukuran dan jenisnya bervariasi. Dari efek pengelasan, beberapa zona terkena efek panas seperti Heat Affected Zone (HAZ). Struktur mikro dan sifat mekanik dari HAZ cenderung menurun kualitasnya. Perubahan tersebut dikarenakan efek panas dari pengelasan. Dalam penelitian ini pengaruh dari Post  Weld Heat Treatment (PWHT) terhadap sifat struktur mikro dan sifat mekanik sambungan pipa offshore SMAW API X52 telah di teliti. Sambungan SMAW diberi perlakuan  PWHT dengan waktu tahan 30 menit dan variasi temperatur dari 400ºC sampai 800ºC. Berdasarkan hasil penelitian, perubahan terjadi baik dari sifat struktur mikro maupun sifat mekanik. PWHT menyebabkan perubahan struktur mikro yang brittle menjadi struktur mikro yang ductile dengan hal tersebut ketangguhan dari material juga meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PWHT dengan temperatur 800 ºC merupakan temperatur yang optimum dari sisi ketangguhan retak pada sambungan pipa offshore API X52.

Article Metrics: