Analisa Fatigue Bentuk Scallop Pada Bangunan Baru Kapal Kontainer 100 Teus Di Galangan Janata Marina Indah

*Setiyo Triyanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 92 66
Abstract
Kapal kontainer merupakan alat angkut yang dapat mengangkut peti kemas. Ukuran kapal kontainer biasanya bersatuan Teus. Penelitian dilakukan dengan obyek bangunan baru kapal 100 teus yang di bangun digalangan Janata Marina Indah Semarang. Bagian yang diteliti adalah scallop yang merupakan salah satu bagian dari konstruksinya. Data dari penelitan diperoleh berupa Ukuran utama kapal, Rencana Umum (RU), dan ukuran Profil dan tebal plat yang sudah di approved oleh BKI dari galangan. Selain itu analisa yang dilakukan adalah menganalisis fatigue life dari scallop tersebut. Model autocad di konversikan ke software MSC Patran dimana pengkonversian dilakukan dengan memasukkan data yang didapat dari autocad.Model memiliki 2 variasibentukdengan ukuran bentuk A1 = 400 x 600 mm, dan bentuk A2 = diameter 400 mm sebagai perbandingan dalam penelitian. Model yang dibuat pada software MSC.PATRAN di analisa dengan analisa normal mode, jika sudah sempurna maka model sudah bisa di analisa dengan faktor pendukung yang lain. Selain model banyak juga faktor-faktor lain yang harus diinput ke dalam software MSC Patran seperti beban, kriteria material dan yang lainnya. Pada perhitungan beban yang telah dihitung didapatkan beban sebesar 45,5696 kN/m2 dengan menyesuaikan ukuran model maka didapatkan beban sebesar 7814 N.. Dengan memasukkan kriteria material seperti modulus elastisitas sebesar 2E+011pa, poisson ratio sebesar 0,3, modulus geser sebesar 8E+010pa dan massa jenis sebesar 7850 kg/m3model sudah bisa di running dengan software MSC Patran untuk mencari tegangan tertinggi. Tegangan maksimal yang didapatkan sebesar 32,4 Mpa untuk model A1 dan 45 Mpa untuk model A2. Selain itu deformasi yang terjadi pada model A1 adalah 7,97 x 10-5m dan pada model A2 terjadi deformasi sebesar 1,46 x 10-4m. Tegangan maksimal yang didapatkan kemudian di running untuk mendapatkan siklus analisa fatigue life sehingga didapatkan siklus sebanyak 1 x 108 siklus untuk model A1dan 0.98 x 108untuk model A2. Yang kemudian dihitung untuk mendapatkan fatigue life dari scallop sebesar 32,35 tahun dan 28,82 tahun.
Keywords
MSC Patran; analisa fatigue; fatigue life; scallop

Article Metrics:

  1. Barsom 1987 “Ship Structural Concept.” Cornell Maritime Press, Inc.
  2. Germanischer Lloyd,2008 “Rules for hull structure”
  3. H. Cramer, Robert loseth & Kjell Olaisen, “Fatigue Assesment of Ship Structures”, Elsevier,1994.
  4. JTP. ”Common Structural Rules”, IACS, 2009.