Engine - Water Jet Propeller Matching Pada Pilot Boat Single Hard Chine 15 Meter

*Niko Aditya Kriswan  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Iqbal  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 1 Jun 2018; Published: 23 Jul 2018.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 227
Abstract

Dalam perencanaan perancangan sistem permesinan dan water jet propulsion pada kapal, engine-water jet propeller matching (EWJPM) sangatlah vital. Ketidaksesuaian antara daya yang dihasilkan main engine, waterjet propeller dan karakteristik kapal mengakibatkan tidak optimalnya gaya dorong yang dihasilkan untuk mendapatkan kecepatan service. Besaran daya menjadi tidak efisien apabila titik operasi dari main engine tidak sesuai dengan water jet propeller. Namun perlu diingat bahwa besarnya daya yang dihasilkan mempunyai korelasi yang erat terhadap jumlah Fuel Oil Consumption (FOC). Penelitian dilakukan dengan mengkaji hambatan kapal dengan metode holtrop, daniel savitsky, dan cfd, kemudian menghitung efisiensi dan karakteristik tiap variasi water jet propeller untuk dilakukan EWJPM guna mencari nilai gaya dorong, kecepatan dan FOC setiap variasi. Kemudian diketahui bahwa pertama, Overall Propulsive Coefficient (OPC) sangat mempengaruhi gaya dorong yang dihasilkan water jet propeller. Kedua, konfigurasi gearbox perlu diperhatikan dalam mencocokkan karakteristik main engine dengan beban water jet propeller dan yang ketiga, adalah bahwasanya FOC optimal ketika daya output water jet propeller dibanding rpm main engine nilainya maksimum. Hasil penelitian ini yaitu pergantian water jet propeller menambah nilai gaya dorong dan kecepatan sebesar 3 kN dan 4 knot. FOC pun berkurang sebesar 0.54 l/Nautical Mile dikarenakan OPC water jet propeller perubah bernilai lebih besar.

Keywords: Engine - Water Jet Propeller Matching; Planing Hull; Holtrop; Daniel Savitsky; CFD

Article Metrics:

  1. J. Frittelli, “Ship Navigation in Harbors : Safety Issues,” 2008.
  2. H. K. Prasetya, E. S. Koenhardono, and I. R. Kususma, “Perencanaan Sistem Propulsi Hybrid untuk Kapal Fast Patrol Boat 60 M,” J. Tek. ITS, vol. 5, no. 2, pp. B412–B418, 2016.
  3. S. W. Adji, “Engine-Propeller Matching,” FTK ITS, 2005. .
  4. R. Khresna, U. Budiarto, and G. Rindho, “Engine Matching Propeller pada Kapal Ikan Pipa Paralon untuk Mendapatkan Sistem Propulsi yang Optimal,” J. Tek. Perkapalan, vol. 5, no. 1, pp. 309–317, 2017.
  5. A. Paska, E. S. Hadi, and K. Kiryanto, “Analisa Engine Propeller Matching pada Kapal Perintis Baru Type 200 DWT untuk Mendapatkan Sistem Propulsi yang Optimal,” J. Tek. Perkapalan, vol. 4, no. 3, pp. 576–585, 2016.
  6. A. Alfendry, U. Budiarto, and Kiryanto, “Analisa Penerapan Diesel Waterjet Propulsion (DWP) dan Electrical Waterjet Propulsion (EWP) Ditinjau dari Konsumsi BBM pada Kapal Patroli Imigrasi 14 Meter,” J. Tek. Perkapalan, vol. 6, no. 1, pp. 1–10, 2018.
  7. O. M. Faltinsen, “Planing Vessels,” in Hydrodynamics of High-Speed Marine Vehicles, New York: Cambridge University Press, 2006, pp. 342–389.
  8. E. S. Hadi, P. Manik, and M. Iqbal, “Influence of Hull Entrance Angle ‘Perintis 750 DWT’, toward Ship Resistance: The Case Study for Design Development ‘Perintis 750 DWT,’” MATEC Web Conf., vol. 159, no. 1057, pp. 1–6, 2018.
  9. S. W. Adji, “Water Jet Propulsion System,” FTK ITS, 2009. .
  10. J. Allison, “Marine Waterjet Propulsion,” in SNAME Transactions Vol 101, 1993, pp. 275–335.
  11. N. A. Kriswan, “Engine-Water Jet Propeller Matching pada Pilot Boat Single Hard Chine 15 Meter,” Laporan TA Dept. T. Perkapalan FT UNDIP, Semarang, 2018.
  12. Cummins INC, “Cummins Marine Performance Curves QSC 8.3,” Columbus, 2013.