skip to main content

Evaluasi Schedule Penyebab Keterlambatan Pada New Ship Building Project Berdasarkan Manajemen Risiko Studi Kasus Kapal Perintis 2000 GT

*Rezza Alvian Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Imam Pujo Mulyatno  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Wilma Amiruddin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Citation Format:
Abstract

Penyelesaian proyek bangunan baru kapal sering tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak. Faktor risiko sangat berpengaruh dalam mencapai kesuksesan proyek. Maka analisa risiko dan mitigasi risiko diperlukan dalam manajemen risiko proyek. Penelitian ini memerlukan objek data berupa main schedule proyek. Kemudian dilakukan analisa risiko dengan identifikasi dan verifikasi risiko yang ada pada proyek bangunan baru kapal perintis 2000 GT. Dengan menggunakan metode Monte Carlo dan Software Primavera Risk Analyst, pada penelitian kali mendapatkan hasil berupa peringkat risiko, perkiraan keberhasilan suatu proyek terhadap schedule proyek, aktivitas sensitif dan jalur kritis proyek, serta mitigasi risiko atau respon terhadap proyek bangunan baru kapal perintis 2000 GT. Hasil menunjukan nilai persentase keterlambatan sebesar 12,65 % dari target pembangunan yang dicapai adalah 727 hari. Maka proyek mengalami delay akibat adanya risiko selama 92 hari dan proyek diperkirakan selesai dalam 819 hari. Pada proyek bangunan baru kapal perintis 2000 GT di PT. Janata Marina Indah didapatkan 16 risiko yang berpengaruh terhadap pekerjaan dengan 4 risiko kategori sangat tinggi, 9 risiko kategori tinggi ,dan 3 risiko kategori sedang.

Fulltext
Keywords: Manajemen Risiko; Monte Carlo; Kapal Perintis 2000GT
  1. Institute, Poject Management . Project Management Body of Knowledge, PMI : Project Management Institute, 2017
  2. Gunanda, Hardy dan Imam Hadrazi Baihaki. Evaluasi Schedule Baseline Pada Proyek EPCI Fasilitas Migas Lepas Pantai Berdasarkan Analisis Risiko Kuantitatif Dengan Metode Simulasi Monte Carlo, Semarang: Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. 2017
  3. Sulistyana, Yuni. Penilaian Risiko Operasional Pekerjaan Bangunan Kapal Baru Di PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia Menggunakan Metode Matrik Risiko, Surabaya: Jurusan Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, 2017
  4. Matondang, Ilfi Roihan. Analisis Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Mooring Tower PT. XYZ Berbasis Manajemen Risiko, Jakarta: Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Bakrie, 2015
  5. Kurniawan, Reza. Studi Ketelambatan Proyek Pembangunan Kapal Kargo Dengan Metode Bow Tie Analysis, Surabaya: Jurusan Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. MO – 141326, 2015
  6. Badalpur, Mohammadreza. Methodology based on MCDM for Risk Management in EPC Projects: A case Study of LPG Storage Tanks Construction,Iran: Industrial Engineering, Islamic Azad University, Soth Tehran Branch, Tehran, Iran. Vol. 8, No. 3, pp 1-23, 2015
  7. Bali, Rahul and Prof M.R Apte. Risk Management in EPC Contract – Risk Identification, India: Mechanical and Civil Engineering, MIT College, Pune. Vol. 11, Issue 1, Ver. 4, 2014
  8. Fajar, Adnan. Aplikasi Simulasi Monte Carlo Dalam Estimasi Biaya Proyek,Palu : Staff Pengajar Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tadulako, 2018
  9. Berlian Arswendo A. “Analisa Keandalan dan Risiko – Metode Monte Carlo” http://analisakeandalanberlian.blogspot.co.id/p/blog-page_96.html [Online]
  10. [Diakses 03 April 2018]
  11. Oracle, Primavera. Primavera Risk Analyst, 2013. http://www.oracle.com/us/industries/oil-and-gas/019366 [Online]
  12. [Diakses 03 April 2018]
  13. Universitas Gunadarma, 2013. http://cilduk619.blogspot.co.id/2013/04/simulasi-monte-carlo.html [Online]
  14. [Diakses 03 Mei 2018]

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.