Analisa Pengaruh Penambahan Hull Vane Tipe NACA 2415 Sudut 5 ° Pada Kapal Perintis 750 DWT, Variasi Jumlah Dan Posisi Foil Hull Vane Terhadap Hambatan Dan Seakeeping Kapal Dengan Menggunakan Metode CFD

*Afdi Supriyonggo Nugroho  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas , Universitas Diponegoro, Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas , Universitas Diponegoro, Indonesia
Parlindungan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas , Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia perkapalan terjadi sangat pesat, dan banyaknya inovasi baru di bidang perkapalan yang bertujuan untuk membenahi kekurangan atau masalah yang sering di hadapi oleh kapal yang berlayar di lautan. Hambatan dan seakeping merupakan masalah yang selalu di hadapi. Salah satu inovasi untuk mengurangi hambatan dan seakeeping tersebut adalah dengan penambahan hull vane. Hull vane adalah adalah fixed foil yang terletak di bawah garis air pada bagian buritan kapal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hambatan dan seakeeping setelah penambahan hull vane, letak efektif dari hullvane. Dalam melaksanakan penelitian ini penulis menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamic (CFD). Analisa hambatan menggunakan aplikasi Tdyn, dan analisa olah gerak menggunakan Hydrodynamic Diffraction (ANSYS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapal dengan penambahan hull vane dengan variasi 50%T(Sarat) dengn Fn 0,342 dapat mengurangi hambatan sebesar 20,135% dari hambatan kapal asli.Dari hasil running menunjukkan pengurangan hambatan total dari 28,060 N menjadi 22,410 N, preasure force dari 12,298 N menjadi 7,696 N dan hambatan gesek berkurang dari 15,085 N menjadi 14,714 N. Dan untuk seakeeping heave acceleration dan Pitching menunjukkan model 3 memiliki respon heaving dan Pitching terkecil pada Fn 0,342, yaitu heaving berkurang 33%  dari 0.062 menjadi 0.041,  picthing berkurang 33% dari 0.2109 menjdi 0.135.

Keywords: hull vane; hambatan; seakeeping; CFD

Article Metrics:

  1. Manik, P. (2007). Analisa gerakan seakeeping kapal pada gelombang reguler. Kapal, 4, 1–10.
  2. Andrews A., Avala V.K., Sahoo P.K., Ramakrishnan S. 2015. “Resistance Characreistics For High-Speed Hull Forms with Vanes”. Florida Institute of Technology : Melbourne, Florida.
  3. Uithof K., Hagemeister N., Bouckaert B,. van Oossanen P.G., Moerke N., 2016. “A Systematic Comparison of the Influence of the Hull Vane®, Interceptors, Trim Wedges, and Ballasting on the Performance of the 50m AMECRC Series #13 Patrol Vessel”. Bath, UK. Warship 2016 : Advanced Technologies in Naval Design, Construction, & Operation.
  4. Abbott I.R. and Von Doenhoff A.E. 1959. Theory of Wing Sections: Including a Summary of Airfoil Data. New York: Dover Publications, Inc.
  5. Savitsky, D. 1985. “Planing Craft”. Naval Engineers Journal, Chapter IV.
  6. M. Iqbal and G. Rindo. 2015. “Optimasi Bentuk Semihull Kapal Katamaran untuk Meningkatkan Kualitas Seakeeping,” Kapal, vol. 12, pp. 19–24.
  7. NACA 2415. http://airfoiltools.com/airfoil/details?airfoil=n2415-il. Diakses tanggal 4 April 2017 pukul 23:25.
  8. Anonim.Pengujian Kapal Perintis 750 DWT.Lembaga Hidrodinamika Indonesia. Surabaya