skip to main content

Analisa Pengaruh Kedalaman, Arus, Serta Tinggi Gelombang Perairan Terhadap Olah Gerak Kapal

*Hafidh Ivandri  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
K. Kiryanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Seakeeping adalah kemampuan kapal untuk tetap bertahan di atas gelombang. Kemampuan olah gerak kapal sangat dipengarui oleh factor - factor luar dari kapal yang berkaitan dengan keadaan laut dan perairan dimana kapal berlayar[1]. Perhitungan seakeeping dengan bermacam-macam variasi kedalaman,arus serta tinggi gelombang diperlukan untuk alasan safety kapal saat berlayar. Pada perhitungan seakeeping menggunakan teori strip linear untuk menghitung respon gerakan heaving dan pitching sedangkan roll damping teory untuk gerakan rolling. Pada penilitian ini dilakukan analisa perbandingan variasi kedalaman perairan 10 T, 15 T dan 20 T ( T = draft kapal ), tinggi gelombang perairan 0,5 m, 1 m, 1,5 m dan 2 m serta variasi arus dengan kecepatan 1 m/s dengan variasi kedalaman arus 10 T, 15 T dan 20 T guna mengetahui pengaruh variasi tersebut terhadap olah gerak kapal. Permodelan dilakukan dengan software Delftship kemudian menggunakan software ANSYS AQWA Hydrodynamic Diffraction dan Hydrodynamic Time Response guna mendapatkan Response Amplitude Operator (RAO) dari masing-masing kondisi variasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dengan variasi tinggi gelombang 0.5 m , 1 m dan 1,5 m 2 m pada kedalaman 10 T sampai kedalaman 15 T tidak ada perubahan nilai Root Mean Square (RMS) Motion dan Acceleration yang signifikan, sedangkan pada kedalaman 20 T sampai kedalaman 15 T nilai RMS untuk Roll Motion naik sebesar 0.131%, nilai Heave Motion  0.010%, nilai Pitch Motion 0,021% ,nilai Heave Acceleration 0.014%  dan nilai Pitch Acceleration 0.028%. Kemudian untuk analisa pengaruh arus terhadap olah gerak kapal dari hasil penilitian ini dapat diketahui nilai Hs untuk masing-masing kondisi memiliki nilai terbesar pada Arus dengan kedalaman 10 T yaitu Rolling = 0.32o, Pitching = 0.11o dan Heaving = 0.08 m , sedangkan nilai terendah pada Arus dengan kedalaman 20 T yaitu Rolling = 0.03o, Pitching = 0.04o, dan Heaving = 0,04 m.

Fulltext View|Download
Article Info
Section: Articles
Statistics:
Share:
  1. . Parlindungan, M. 2012. “Analisa Gerakan Seakeeping Kapal pada Gelombang Reguler”
  2. . Arifin, M.T. 2014. “Tinjauan Aspek Seakeeping dalam Perencanaan Kapal”
  3. . Husni, 2012. “Pengaruh Arus terhadap Olah Gerak Kapal”
  4. . Bhattacharyya, R. 1972. Dynamic of Marine Vehicles. New York, United State of America
  5. . Robert, F.B, (1988), Motion In Waves and Controllability, Principles of Naval Architecture Volume III, The Society of Naval Architects and Marine Engineers, USA
  6. . Pratama, R. (2015), Olah Gerak Kapal. [Online]. Tersedia : http://pipmakassar32.blogspot.co.id/2015/09/olah-gerak.html [ 20 Desember 2016]
  7. . N. (1987), “NORDFORSK (1987) - Seakeeping Criteria,” p. 1987, 1987
  8. . AQWA User Manual. 2015

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.