Analisa Pengaruh Perubahan Jarak Gading Kapal Pada Struktur Kekuatan Kapal Ro-Ro 500 GT Untuk Mendapatkan Desain Optimal

*Nanda Aden  -  Departemen Teknik Perkapalan, , Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Departemen Teknik Perkapalan, , Indonesia
Good Rindo  -  Departemen Teknik Perkapalan, , Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Tol Laut merupakan program pemerintah Jokowi. Dalam menunjang program Tol Laut, kapal merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan. Untuk menopang beban, kapal membutuhkan konstruksi yang kuat. Stuktur konstruksi kapal akan mengalami berbagai beban diantaranya beban internal dan  beban eksternal. Salah satu bagian yang mempengaruhi konstruksi kapal adalah jarak gading kapal.Pemilihan desain dan material yang lebih efisien dengan membuat suatu konstruksi yang kokoh dan kuat namun memiliki berat yang relatif lebih ringan dilakukan perusahaan galangan kapal. Salah satunya adalah dengan mengatur jarak gading. Dalam hal ini jarak gading awalnya memiliki jarak 0,5 meter kemudian jarak gading menjadi 0,6 meter. Perubahan tersebut memperingan konstruksi kapal, namun tetap menjaga kuatnya konstruksi kapal. Penelitian ini menggunakan software berbasis metode elemen hingga yaitu software patran untuk pembuatan model dan software nastran untuk menganalisa model kapal yang sudah dibuat. Analisa tersebut bertujuan untuk mengetahui berat konstruksi, tegangan dan deformasi dari konstruksi kapal. Analisa tegangan makimum dan deformasi menggunakan Tekanan hidrostatis, Momen Air Tenang, Momen Sagging, dan Momen Hogging. Hasil analisa berat yang dilakukan pada kapal Ro-ro menunjukan bahwa berat Kapal Ro-ro desain baru mempunyai berat lebih ringan daripada kapal desain lama sebesar 27,2%. Pada anlisa tegangan menunjukan jika jarak gading bertambah maka tegangan juga bertambah, tetapi semua hasil nilai tegangan maksimum yang didapatkan lebih kecil dari pada batas tegangan izin yang ditetapkan BKI. Sehingga penelitian ini mendapatkan desain baru yang lebih ringan dan tegangan maksimum masih sesuai dengan peraturan.

 

Article Metrics:

  1. Anonim. “Kapal Ro-Ro”. 3 November 2016.
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_Ro-Ro
  3. Ross, C.T.F. 1985. Finite Element Methods in Structural Mechanic. Chicherter: Ellis Horwood Ltd.
  4. Setiawan, Agus. 2008. Perencanaan Struktur Baja dengan Metode LRFD. Semarang: Erlangga.
  5. Rosyid, D.M, Kekuatan Struktur Kapal, Pranya Paramita, Jakarta, 2000.
  6. Popov, E.P., 1978. Mechanics of Material, 2nd Edition. New Jersey: Prentice-Hall, Inc.
  7. Setiawan, Agus. 2008. Perencanaan Struktur Baja dengan Metode LRFD. Semarang: Erlangga.
  8. Arif, MS. “Beban yang Berkerja pada Kapal”. 10 Februari 2016.
  9. http://dosenkapal.com/2016/02/beban-yang-bekerja-pada-kapal/
  10. Anonim. “Tegangan Geser”. 2 September 2016.
  11. https://id.wikipedia.org/wiki/Tegangan_g