Analisis Kekuatan Sistem Konstruksi Kemudi Pada Kapal Skipi Kelas Orca Dengan Metode Elemen Hingga

*Astarry Nugroho  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hartono Yudo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wilma Amiruddin  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan luas wilayah perairan mencapai dua per tiganya dan memiliki sumber daya alam perairan yang harus dilindungi. Kapal SKIPI kelas ORCA merupakan kapal patroli yang berfungsi untuk melindungi perairan Indonesia dari illegal fishing. Kapal patroli sangat bergantung pada kondisi kemudi untuk melakukan manuever. Salah satu hal yang mempengaruhi kemampuan manuever adalah kekuatan material dari sistem konstruksi kemudi. Untuk itu dilakukan analisis kekuatan sistem konstruksi kemudi dengan varisi kemiringan kerja daun kemudi 0o, 10o, 20o dan 35o pada kondisi kecepatan maksimal kapal. Dengan menggunakan software berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) didapatkan tekanan yang terjadi pada daun kemudi, yang selanjutnya nilai tekanan tersebut digunakan untuk melakukan analisis menggunakan software berbasi metode elemen hingga. Setelah dilakukan analisis diketahui bahwa tegangan von mises maksimal berbanding lurus dengan nilai safety factor dengan  tegangan paling rendah berada pada kemiringan kerja = 0o dan tegangan tertinggi pada kemiringan kerja = 35o. Dari tegangan tersebut dihitung safety factor tiap komponen sistem konstruksi kemudi yang meliputi daun kemudi, tongkat kemudi, flange dan baut. Dari perhitungan safety factor diketahui bahwa komponen kritis dari sistem konstruksi kemudi berada pada flange kemudi dengan tegangan yang terjadi (working stress) sebesar 404,06 Mpa dan safety factor sebesar 0,30

Keywords: kapal patroli; konstruksi kemudi; analisis kekuatan; metode elemen hingga

Article Metrics:

  1. . Amirudin, Hasan Mustofa. 2015. Tugas Akhir: Analisis Pengaruh anti-Slamming Bulbous Bow pada 60m Anchor Handling tug Supply MP VELOCE di Perairan Lepas Pantai Utara Natuna. Semarang: Universitas Diponegoro
  2. . Biro Klasifikasi Indonesia. 2014. Rules for the Classification and Construction. Part 1 Seagoing Ship. Volume II Rules for Hull. Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia
  3. . Biro Klasifikasi Indonesia. 2016. Rules for the Machinery Installation. Part 1 Seagoing Ship. Volume V Rules for Materials. Jakarta: Biro Klasifikasi Indonesia
  4. . Laintarawan, dkk. 2009. Buku Ajar Elemen Hingga. Denpasar: Universitas Hindu Indonesia
  5. . Mukundan, Haris. 2002. “Finite Element Analysis of a Rudder”. Madras: Indian Institute of Technology
  6. . Popov, E.P. 1978. Mechanics of Material 2nd Edition. New Jersey: Prenticehall, Inc
  7. . Prabowo, Achmad Faqihuddin Roshif. 2016. Tugas Akhir: Analisis Kekuatan Poros Kemudi Kapal Penampung Ikan Tradisional 200 GT Kabupaten Batang dengan Metode Elemen Hingga. Semarang: Universitas Diponegoro
  8. . Setia, David. 2016. Diambil dari http://setkab.go.id/potensi-besar-perikanan-tangkap-indonesia (20 Oktober 2016)
  9. . Utomo, Budi. 2010. Analisis Kinerja Kemudi Kapal “MV. Sirena” pada Pelayaran Percobaan Kapal Baru. Semarang: Universitas Diponegoro
  10. . Wikipedia. 2016. Diambil dari https://id.wikipedia.org/wiki/Elastisitas_(fisika) (25 Oktober 2016)