STUDI PERANCANGAN KAPAL PARIWISATA TIPE KATAMARAN DENGAN SISTEM HYBRID DENGAN KOMBINASI DISEL ENGINE DAN MOTOR LISTRIK UNTUK MENUNJANG PARIWISATA DI PANTAI GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA

*Moh Nurdin Septiantono R  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  Teknik Perkapalan, , Indonesia
Published: 1 Jan 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kegiatan pariwisata di Gunungkidul yang akhir-akhir ini mulai diminati para wisatawan dengan terus bertambahnya jumlah para wisatawan yang datang, ini harus didukung dengan fasilitas transportasi air yang memadai. Dengan ketersediaan energy fosil yang kian menipis atau ketergantungan terhadap BBM, membuat harga bahan bakar fosil terus melambung tinggi. Karena itu muncul ide untuk merancang kapal yang dapat menggabungkan dua sumber energi yang berbeda, yaitu mesin diesel, motor listrik dan solar cell teknologi ini disebut hybrid. Dalam penelitian ini, fungsi utama kapal yang akan dirancang harus memperhitungkan ukuran utama, rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, stabilitas kapal dan analisis olah gerak kapal, serta pemilihan peralatan yang sedsuai dengan mode hybrid yang akan dirancang. Ukuran utama yang dihasilkan dari perhitungan adalah LOA: 25,60 m, LWL: 25,20 m, B: 8,40 m, T: 1,55 m, H: 2,70 m. Dari analisa hidrostatik yang dilakukan pada kapal katamaran ini didapatkan displacement kapal 95,60 ton, Cb: 0,565, LCB: 10,936 m. Kapal ini menggunakan motor listrik 9 kW, dengan sumber diesel generator 150 kW, solar cell 6 kW. Dalam mode hybrid ditentukan 6 variasi mode yaitu, Solar cell, Baterai, Solar cell + Baterai, Generator, Baterai + Generator, Solar cell + Baterai + Generator. Dalam proses analisa, mode hybrid dapat menggerakan kapal dengan kecepatan maksimal 10,45 knot dengan hambatan 15,16 kN dan membutuhkan daya sebesar 159,75 kW.

Keywords: kapal pariwisata; gunungkidul; katamaran; solar cell; hybrid

Article Metrics: