PENGARUH KUAT ARUS LISTRIK, TEMPERATUR DAN VARIASI SUDUT KAMPUH TERHADAP KEKUATAN IMPACT ALUMUNIUM 5083 PENGELASAN GTAW DENGAN GAS PELINDUNG HELIUM

*Akhmad Rosihan Adam  -  Jurusan Teknik Perkapalan, , Indonesia
Sarjito Jokosisworo  -  Jurusan Teknik Perkapalan, , Indonesia
Samuel Samuel  -  Jurusan Teknik Perkapalan, , Indonesia
Published: 1 Jan 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Proses pengelasan dilakukan pada material aluminium 5083 yang banyak digunakan dalam industri perkapalan khususnya sebagai material konstruksi kapal aluminium. , karena mempunyai sifat mekanik (mechanical properties) dan ketahanan korosi yang baik. Pengelasan dengan las gas tungsten adalah proses pengelasan di mana busur terjadi karena adanya kontak antara elektroda tidak terumpan dengan benda kerja. Untuk melindungi elektroda dan benda kerja yang cair selama pengelasan dari pengaruh udara luar, gas lindung digunakan di dalam pengelasan ini. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil kekuatan impact dari variasi pengelasan yaitu besaran arus listrik, variasi sudut kampuh, dan temperatur sehingga dapat diketahui besar arus dengan variasi sudut kampuh las dan temperatur yang paling optimal. Pengelasan aluminium 5083 dilakukan dengan proses pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dengan gas pelindung helium dan jenis sambungan pengelasan double v-butt joint dengan sudut 60° dan 80o. Dari hasil pengujian, kekuatan impact yang tertinggi terdapat pada suhu 20o C dan kuat arus 130 Amp, di sudut kampuh 60o yaitu sebesar 0,120 J/mm, sedangkan pada sudut kampuh 80o sebesar 0,156 J/mm2.Maka, pengelasan GTAW pada bahan aluminium 5083 keadaan optimal atau yang paling baik memberikan kekuatan impact tertinggi yang dihasilkan pada suhu 20oC dengan kuat arus 130 amp sebesar 0,156 J/mm2.Selain pengujian lapangan, juga dilakukan analisa pada suhu 20o menggunakan metode elemen hingga dengan hasil kekuatan impact maksimal 0,159 J/mm2 dengan selisih persentase sebesar 2,37% di Arus 130 Amp pada sudut kampuh 80o. Sedangkan pada sudut kampuh 60o kekuatan impact maksimal sebesar 0,133 J/mm2 dengan selisih persentase sebesar 1,52%.

Keywords: Aluminium 5083; Pengelasan TIG Dengan Gas Pelindung Helium; Kekuatan Impact; Metode Elemen Hingga

Article Metrics: