ANALISA TEKNIS DAN EKONOMIS MODIFIKASI LANDING CRAFT TANK (LCT) CONQUEST MENJADI SELF PROPELLED OIL BARGE (SPOB)

*Mukhama Ghulamuddin  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Untung Budiarto  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Good Rindo  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Modifikasi Landing Craft Tank (LCT) menjadi  Self ropelled Oil Barge (SPOB) semakin banyak dilakukan. Modifikasi ini dilakukan  karena Landing Craft Tank (LCT) sudah tidak dapat digunakan sebagai alat transportasi yang digunakan untuk mengangkut minyak. Secara teknis Landing Craft Tank (LCT) tidak memenuhi persyaratan  sebagai Oil Tank yang terdapat dalam kebijakan Direktur PT. Pertamina Nomor: 754/F3422/2011-SO tentang kebijakan Sarana Angkut BBM via Laut atau Air, dinyatakan bahwa kapal Landing Craft Tank (LCT) tidak dapat dipergunakan sebagai sarana angkut BBM kecuali telah dimodifikasi dan disesuaikan notasinya baik dari bidang klasifikasi maupun statutori. Pada analisa ini akan dibahas mengenai modifikasi Landing Craft Tank (LCT) menjadi Self Propelled Oil Barge (SPOB). Analisa teknis yang dilakukan harus sesuai dengan kriteria permintaan owner,  Mendapatkan Analisa teknis terhadap hasil desain modifikasi meliputi perhitungan hidrostatic , nilai stabilitas kapal berdasarkan IMO, Analisa ekonomis dapat dihitung biaya yang digunakan untuk melakukan modifikasi Landing Craft Tank (LCT) menjadi Self Propelled Oil Barge (SPOB). Biaya yang dikeluarkan untuk melakuka modifikasi Landing Craft Tank (LCT) menjadi Self Propelled Oil Barge (SPOB) adalah sebesar Rp961.129.40,-. Modal Investasi akan kembali dalam jangka waktu 3,62 tahun  (43,45 bulan)  dan proyek investasi ini dikatakan layak karena nilai PI > 1.

Keywords: Modifikasi kapal; Stabilitas; Ekonomis

Article Metrics: