ANALISA TUBRUKAN PADA LAMBUNG KAPAL SELF PROPELLED OIL BARGE (SPOB) 5000 DWT DENGAN JETTY MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

*Ocid Mursid  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Good Rindo  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Impact adalah benturan antara dua benda dalam waktu yang singkat dengan gaya yang besar. Penelitian tubrukan lambung kapal SPOB 5000 DWT dengan jetty menggunakan metode elemen hingga dengan software Ansys-LS DYNA. Pada penelitian ini digunakan 2 variasi yaitu tubrukan dimana jetty tidak dilengkapi fender dan jetty dilengkapi fender. Nilai ketebalan pelat yang digunakan yaitu 10 mm, dengan variasi kecepatan 0,5 m/s 1 m/s dan 2 m/s. Nilai pembebanan yang digunakan menggunakan energi kinetik masing-masing 13,724 MJ, 54,894 MJ dan 219,577 MJ.

Hasil analisa menunjukkan kerusakan pada badan kapal akan bertambah dengan bertambahnya kecepatan. penambahan fender pada jetty dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal. Nilai gaya kontak maksimum sebelum diberikan fender dari kecepatan 0,5 m/s, 1 m/s dan 2 m/s masing-masing 166.308 MN, 403.14 MN, dan 897.45 MN, setelah diberikan fender nilai gaya kontak maksimum menjadi 157,85 MN, 396,14 MN dan 638,6 MN. Energi kinetik yang diserap oleh fender untuk kecepatan 0,5 m/s, 1 m/s, dan 2 m/s berturut-turut   47,5%, 34,27% dan 30,59%.  Sehingga dengan ditambahkannya fender dapat mengurangi kerusakan pada badan kapal saat tubrukan.

Keywords: Ansys-LS Dyna; Tubrukan; Fender; Metode Elemen Hingga

Article Metrics: