ANALISA KEKUATAN KONSTRUKSI RUANG MUAT KAPAL SELF PROPELLED OIL BARGE SALRA 115 MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA LINEAR DAN NONLINEAR

*Akhmad Syarif Zulfikar  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Berlian Arswendo Adietya  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

SPOB Salra 115 adalah kapal konversi dari kapal LCT Berlian Samudra. Konversi Landing Craft Tank menjadi Self Propelled Oil Barge dilakukan karena LCT tidak dapat digunakan sebagai sarana pengangkut minyak karena tidak memenuhi persyaratan sebagai oil tank dan tertuang dalam kebijakan Direktur Utama/CEO PT. Pertamina Nomor: 754/F34100/2011-SO. Perubahan muatan yang signifikan dari LCT menjadi SPOB membuat perlu adanya analisa ruang muat kapal setelah dikonversi. Analisa menggunakan metode elemen hingga linear dan nonlinear. Hasil analisa berupa tegangan von Mises pada beberapa kondisi pembebanan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan antara analisa linear dan analisa nonlinear geometri. Untuk membantu penulis dalam menganalisa, penulis menggunakan alat bantu software berbasis metode elemen hingga dengan melakukan pemodelan dengan 5 kondisi pembebanan pada MSC Patran dan MSC Nastran. Tegangan von Mises terbesar terjadi pada Loading Condition IV dengan kondisi pembebanan Cargo Oil Tank dikosongkan dan kondisi sarat 0,9T, yaitu 5,89 x 107 Pa pada analisa linear statis dan 5,51 x 107 Pa pada anlisa nonlinear statis, hotspot stress terletak pada Longitudinal Bulkhead yang dekat dengan fixed support. Analisa tegangan dengan metode elemen hingga linear statis memiliki nilai tegangan von Mises yang lebih besar dibandingkan nilai tegangan von Mises dengan metode elemen hingga nonlinear statis.

Keywords: Analisis kekuatan; SPOB; linear; Nonlinear

Article Metrics: