ANALISIS STRESS CORROSION CRACKING LOGAM TEMBAGA DENGAN METODE U-BEND PADA MEDIA KOROSI NH4OH 1M

*Ardia Wanandi Suwarno  -  Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Athanasius Priharyoto Bayuseno  -  Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Oct 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Stress corrosion cracking adalah salah satu jenis korosi yang melibatkan kombinasi tegangan tarik dan pengaruh dari lingkungan yang korosif. Stress corrosion cracking sangat berbahaya karena sulit diprediksi kapan terjadinya. Sehingga material secara tiba-tiba dapat mengalami kegagalan tanpa kita dapat mencegahnya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan strip tembaga dengan metode      U-Bend, dengan variasi ketebalan 3 mm dan 5 mm pada media korosif NH40H 1M. Parameter yang digunakan yaitu pengurangan berat spesimen, nilai kekerasan dan struktur mikro sebelum dan setelah proses stress corrosion cracking. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa material setelah mengalami proses stress corrosion cracking mengalami penurunan sifat mekanis, terlihat dari penurunan nilai kekerasan dan ukuran butir yang membesar. Dari varisasi ketebalan spesimen diperoleh bahwa laju korosi pada spesimen dengan ketebalan 3 mm lebih besar daripada laju korosi spesimen dengan ketebalan 5 mm
Keywords: Laju korosi, Stress corrosion cracking, Tembaga

Article Metrics: