BibTex Citation Data :
@article{JTM59095, author = {Rizal Renaldy and Rifky Ismail and Sri Nugroho}, title = {PENGARUH VARIASI RPM MESIN TURNING KONVENSIONAL TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK INTERFERENCE SCREW BERBAHAN PLA/PCL/HA}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {14}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {biodegradable screw; machining; turning; rpm}, abstract = { Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera lutut yang paling umum, khususnya di kalangan atlet. Rekonstruksi ACL sering menggunakan interference screw untuk menahan graft ligamen pada posisi yang tepat. Namun, keterbatasan penggunaan screw berbahan logam, seperti risiko korosi dan perlunya operasi lanjutan, mendorong pengembangan biodegradable interference screw berbahan komposit PLA ( Poly-Lactic Acid ), PCL ( Polycaprolactone ), dan HA ( Hydroxyapatite ). Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh variasi RPM mesin turning konvensional dalam metode machining terhadap sifat fisik, mekanik, dan biodegradasi dari interference screw berbahan PLA/PCL/HA. Metode penelitian ini melibatkan pemrosesan biokomposit PLA/PCL/HA menggunakan metode machining dengan RPM 360. Tujuan dari dilakukanya penelitian ini yaitu untuk menciptakan interference screw terbaik yang dapat digunakan di pasaran. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan mekanik, meliputi porositas, densitas, kekerasan, torsi, pullout serta laju biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPM mesin turning konvensional mempengaruhi sifat material yang dihasilkan, di mana rpm optimal pada RPM 360, memberikan kombinasi terbaik dari segi kekerasan, densitas, dan ketahanan torsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode machining dapat menghasilkan biodegradable interference screw berbahan PLA/PCL/HA dengan kualitas yang mendekati produk komersial. Pengembangan ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada produk import dan mendukung inovasi teknologi medis dalam negeri. }, issn = {2303-1972}, pages = {57--62} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/59095} }
Refworks Citation Data :
Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera lutut yang paling umum, khususnya di kalangan atlet. Rekonstruksi ACL sering menggunakan interference screw untuk menahan graft ligamen pada posisi yang tepat. Namun, keterbatasan penggunaan screw berbahan logam, seperti risiko korosi dan perlunya operasi lanjutan, mendorong pengembangan biodegradable interference screw berbahan komposit PLA (Poly-Lactic Acid), PCL (Polycaprolactone), dan HA (Hydroxyapatite). Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh variasi RPM mesin turning konvensional dalam metode machining terhadap sifat fisik, mekanik, dan biodegradasi dari interference screw berbahan PLA/PCL/HA. Metode penelitian ini melibatkan pemrosesan biokomposit PLA/PCL/HA menggunakan metode machining dengan RPM 360. Tujuan dari dilakukanya penelitian ini yaitu untuk menciptakan interference screw terbaik yang dapat digunakan di pasaran. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan mekanik, meliputi porositas, densitas, kekerasan, torsi, pullout serta laju biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPM mesin turning konvensional mempengaruhi sifat material yang dihasilkan, di mana rpm optimal pada RPM 360, memberikan kombinasi terbaik dari segi kekerasan, densitas, dan ketahanan torsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode machining dapat menghasilkan biodegradable interference screw berbahan PLA/PCL/HA dengan kualitas yang mendekati produk komersial. Pengembangan ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada produk import dan mendukung inovasi teknologi medis dalam negeri.
Last update: