BibTex Citation Data :
@article{JTM56935, author = {Bagus Setiawan and Achmad Widodo and Ojo Kurdi}, title = {ANALISIS KEKUATAN SIPHONIC ROOF OUTLET (SRO) DENGAN PENGUJIAN BEBAN DAN MONITORING REGANGAN MENGGUNAKAN STRAIN GAUGE}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {14}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {finite element method (fem); pengujian beban tekan statis; siphonic roof outlet (sro); strain gauge}, abstract = { Penelitian ini menganalisis kekuatan struktural Siphonic Roof Outlet (SRO) tipe non-bowl finless laminar agitating flow (NOFMIF) yang menerima beban mekanis operasional. Analisis dilakukan melalui pendekatan simulasi Finite Element Method (FEM) menggunakan material Light Metal 6 dan divalidasi dengan pengujian eksperimental berbasis standar DIN EN 1253. Pengujian eksperimental menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan pembebanan tekan statis sebesar 1,5 kN, didukung instrumen pengukuran strain gauge dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk memonitor regangan dan deformasi. Hasil komparasi menunjukkan kesesuaian yang baik antara simulasi dan eksperimen, dengan error rata-rata di bawah 10%. Pada titik beban sentral (Titik 1), regangan hasil eksperimen tercatat sebesar 0,00036 dengan selisih 8,88% dari simulasi. Nilai deformasi sisa (permanent set) setelah penahanan beban 5 menit terukur sebesar 0,06 mm, jauh di bawah ambang batas toleransi standar DIN EN 1253 sebesar 1 mm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain dan material SRO yang diuji memiliki integritas mekanik yang memadai dan aman untuk diaplikasikan. }, issn = {2303-1972}, pages = {57--60} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/56935} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini menganalisis kekuatan struktural Siphonic Roof Outlet (SRO) tipe non-bowl finless laminar agitating flow (NOFMIF) yang menerima beban mekanis operasional. Analisis dilakukan melalui pendekatan simulasi Finite Element Method (FEM) menggunakan material Light Metal 6 dan divalidasi dengan pengujian eksperimental berbasis standar DIN EN 1253. Pengujian eksperimental menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan pembebanan tekan statis sebesar 1,5 kN, didukung instrumen pengukuran strain gauge dan Linear Variable Differential Transformer (LVDT) untuk memonitor regangan dan deformasi. Hasil komparasi menunjukkan kesesuaian yang baik antara simulasi dan eksperimen, dengan error rata-rata di bawah 10%. Pada titik beban sentral (Titik 1), regangan hasil eksperimen tercatat sebesar 0,00036 dengan selisih 8,88% dari simulasi. Nilai deformasi sisa (permanent set) setelah penahanan beban 5 menit terukur sebesar 0,06 mm, jauh di bawah ambang batas toleransi standar DIN EN 1253 sebesar 1 mm. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain dan material SRO yang diuji memiliki integritas mekanik yang memadai dan aman untuk diaplikasikan.
Last update: