ANALISA KEGAGALAN TERHADAP TUBE CRUDE OIL HEATER (FURNACE)

*Muhammad Miftahul Fauzie  -  Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Rusnaldy Rusnaldy  -  Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Terdapat pipa yang mengalami kebocoran. Kegagalan pipa ini terjadi di dalam furnace pada bagian elbow-180o yang beroperasi secara terus menerus selama 3 tahun pada suhu 454oC – 540oC. Pipa ini berfungsi untuk mengaliri minyak mentah (crude oil) menuju ke proses distilasi dalam industri pengolahan minyak. Secara visual tidak nampak keretakan diakibatkan oleh korosi, erosi dan kavitasi. Kemungkinan penyebabnya adalah creep failure atau thermal fatigue. Untuk membuktikan hal tersebut, maka dilakukan serangkaian pengujian seperti; pengujian komposisi kimia material, uji kekerasan Rockwell dan struktur mikro. Material uji sesuai dengan standar ASTM A 234 setelah dilakukan pengujian komposisi kimia material menggunakan spektrometer emisi. Retakan pada spesimen memperlihatkan retakan transgranular yang menunjukkan bahwa material ini adalah ductile yang merupakan ciri dari creep. Struktur mikro mengalami pembesaran dan perubahan fasa pada daerah retak yang menyebabkan terjadinya pelunakan. Hal ini diperkuat setelah dilakukan uji kekerasan yang menunjukkan perbedaan kekerasan yang terjadi pada daerah crack 94.25 HB dan 106.83 HB pada jarak ± 15 cm dari crack. Dapat disimpulkan bahwa material ini sesuai dengan standar ASTM A 234. Gejala retakan yang terjadi pada pipa diakibatkan oleh gejala creep pada material karena pipa beroperasi pada suhu yang tinggi dalam jangka waktu yang lama.
Keywords: creep, transgranular, furnace

Article Metrics: