PERFORMA DAN EMISI JELAGA DARI MESIN DIESEL PADA PUTARAN RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR CAMPURAN BIOSOLAR DAN METANOL KADAR RENDAH

*Kurnia Uwais Alqorni Purwatama  -  Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Syaiful Syaiful  -  Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Jan 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Semakin meningkatnya penggunaan mesin diesel menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar diesel dan peningkatan emisi. Untuk mengurangi peningkatan emisi yang ditimbulkan mesin diesel, maka dilakukan penelitian tentang penggunaan metanol kadar rendah (LPM) sebagai campuran bahan bakar biosolar. Metanol kadar rendah (LPM) memiliki kandungan O2 yang tinggi dan cooling effect dari kandungan air yang tinggi menyebabkan senyawa pembentuk soot menurun. Selain itu penggunaan metanol kadar rendah (LPM) juga dapat mengurangi konsumsi bahan bakar mesin diesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan bahan bakar D100 dan D85LPM15 terhadap performa dan emisi mesin diesel. Penelitian ini menggunakan sebuah  motor diesel 4 silinder, sebuah dynamometer dan sebuah Smokemeter. Motor diesel dilengkapi dengan hot EGR (Exhaust Gas Recirculation). Pengujian dilakukan dengan memvariasikan beban 25%, 50%, 75%, 100% dengan menggunakan variasi bukaan katub EGR 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dan dipertahankan pada putaran mesin konstan 1500 rpm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa brake power dan brake torque menurun 0,90% ketika menggunakan bahan bakar D85LPM15. Brake specific fuel consumption dan equivalence ratio meningkat ketika menggunakan bahan bakar D85LPM15. Volumetric efficiency, exhaust gas temperature dan smoke opacity menurun masing – masing sebesar 0,62%, 1,30% dan 6,93% ketika menggunakan bahan bakar D85LPM15.
Keywords: diesel, EGR, emisi, LPM, performa

Article Metrics: