BibTex Citation Data :
@article{JTM53740, author = {Surya Hidayat and Athanasius Bayuseno and Jamari Jamari}, title = {OPTIMASI KETEBALAN COATING ZN-ZNO-CACO₃ PADA BAJA AISI 1010 TERHADAP KETAHANAN IMPAK DENGAN PENDEKATAN EKSPERIMENTAL DAN SIMULASI 2D AXISYMMETRIC}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {13}, number = {3}, year = {2025}, keywords = {abaqus; baja aisi 1010; elektrodeposisi; uji impak}, abstract = { Lapisan pelindung pada baja karbon rendah banyak digunakan untuk meningkatkan ketahanan. Namun, efektivitas lapisan komposit elektrodeposisi masih perlu divalidasi melalui pendekatan eksperimental dan numerik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi tegangan elektrodeposisi terhadap sifat mekanik dan ketahanan impak lapisan komposit Zn-ZnO-CaCO₃. Proses dilakukan pada tegangan 5 V (19,7 µm), 7,5 V (22,5 µm), dan 10 V (33,4 µm), dilanjutkan uji karakterisasi mikrostruktur, kekerasan, serta uji impak ASTM D-2794. Hasil menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan menurunkan tegangan tarik maksimum (S11), yaitu 8848 MPa pada 19,7 µm, 8372 MPa pada 22,5 µm, dan 7166 MPa pada 33,4 µm. Uji impak mengindikasikan semua sampel gagal, namun lapisan 5V lebih homogen sehingga memiliki resistensi lebih baik, sementara lapisan tebal (33,4 µm) lebih efektif menurunkan konsentrasi tegangan kritis. Dengan demikian, optimasi ketebalan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara homogenitas dan distribusi tegangan untuk meningkatkan ketahanan impak. }, issn = {2303-1972}, pages = {389--390} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/53740} }
Refworks Citation Data :
Lapisan pelindung pada baja karbon rendah banyak digunakan untuk meningkatkan ketahanan. Namun, efektivitas lapisan komposit elektrodeposisi masih perlu divalidasi melalui pendekatan eksperimental dan numerik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi tegangan elektrodeposisi terhadap sifat mekanik dan ketahanan impak lapisan komposit Zn-ZnO-CaCO₃. Proses dilakukan pada tegangan 5 V (19,7 µm), 7,5 V (22,5 µm), dan 10 V (33,4 µm), dilanjutkan uji karakterisasi mikrostruktur, kekerasan, serta uji impak ASTM D-2794. Hasil menunjukkan peningkatan ketebalan lapisan menurunkan tegangan tarik maksimum (S11), yaitu 8848 MPa pada 19,7 µm, 8372 MPa pada 22,5 µm, dan 7166 MPa pada 33,4 µm. Uji impak mengindikasikan semua sampel gagal, namun lapisan 5V lebih homogen sehingga memiliki resistensi lebih baik, sementara lapisan tebal (33,4 µm) lebih efektif menurunkan konsentrasi tegangan kritis. Dengan demikian, optimasi ketebalan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara homogenitas dan distribusi tegangan untuk meningkatkan ketahanan impak.
Last update: