BibTex Citation Data :
@article{JTM53688, author = {Lintong Sirait and Berkah TK and Muchammad Muchammad}, title = {STUDI EKSPERIMENTAL UNJUK KERJA GENERATOR SET DIESEL 150 KVA MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR NABATI (HVO DAN FAME) KONSENTRASI TOTAL 40%}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {13}, number = {3}, year = {2025}, keywords = {diesel; fame; generator set; hvo; unjuk kerja}, abstract = { Bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit untuk mesin diesel terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan solar dalam negeri yang signifikan serta mengatasi permasalahan emisi. Bahan bakar seperti CPO dan Fatty Acid Methyl Ester (B100) mengalami kendala teknis, baik secara performa maupun keandalan, sehingga dilakukan pengembangan energi baru dengan jenis Hydrotreated Vegetable Oil (HVO/G100). Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji unjuk kerja pada penggunaan bahan bakar G40, B30G10, dan B35G5 terhadap generator set diesel sebagai substitusi diesel murni. Metode penelitian yang digunakan ialah eksperimental dalam kondisi operasi aktual. Hasil penelitian menunjukkan Bahan bakar G40 memiliki unjuk kerja menyerupai diesel murni karena memiliki karakteristik bahan bakar yang unggul dibandingkan dengan bahan bakar lain yang diuji. Melalui metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), G40 menunjukkan unjuk kerja terbaik untuk menggantikan diesel murni (B0) pada beban maksimum, sedangkan pada beban 75 kW yaitu B30G10. }, issn = {2303-1972}, pages = {311--316} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/53688} }
Refworks Citation Data :
Bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit untuk mesin diesel terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan solar dalam negeri yang signifikan serta mengatasi permasalahan emisi. Bahan bakar seperti CPO dan Fatty Acid Methyl Ester (B100) mengalami kendala teknis, baik secara performa maupun keandalan, sehingga dilakukan pengembangan energi baru dengan jenis Hydrotreated Vegetable Oil (HVO/G100). Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji unjuk kerja pada penggunaan bahan bakar G40, B30G10, dan B35G5 terhadap generator set diesel sebagai substitusi diesel murni. Metode penelitian yang digunakan ialah eksperimental dalam kondisi operasi aktual. Hasil penelitian menunjukkan Bahan bakar G40 memiliki unjuk kerja menyerupai diesel murni karena memiliki karakteristik bahan bakar yang unggul dibandingkan dengan bahan bakar lain yang diuji. Melalui metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), G40 menunjukkan unjuk kerja terbaik untuk menggantikan diesel murni (B0) pada beban maksimum, sedangkan pada beban 75 kW yaitu B30G10.
Last update: