BibTex Citation Data :
@article{JTM52698, author = {Dimas Mukmin and Khoiri Rozi}, title = {KAJIAN EKSPERIMENTAL PERFORMA CROSS-FLOW HEAT EXCHANGER BERPENDINGIN UDARA}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {13}, number = {3}, year = {2025}, keywords = {daya pemanas; kecepatan aliran; koefisien perpindahan panas; penukar panas; tube bundle}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa karakteristik termal variasi konfigurasi tube bundle pada heat exchanger, dengan fokus pada kecepatan aliran maksimum dan daya pemanas. Penelitian ini menggunakan tiga model uji tube bundle konfigurasi berbeda dengan menggunakan metode eksperimen untuk mengevaluasi koefisien perpindahan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien perpindahan panas meningkat seiring dengan peningkatan kecepatan aliran fluida, yang menyebabkan aliran menjadi lebih turbulen, dan meningkatkan konveksi panas. Selain itu, koefisien perpindahan panas juga meningkat dengan peningkatan daya pemanas. Konfigurasi 1 menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan konfigurasi 2 dan konfigurasi 3. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengoptimalan desain heat exchanger untuk meningkatkan efisiensi dalam aplikasi industri yang lebih luas. }, issn = {2303-1972}, pages = {47--52} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/52698} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa karakteristik termal variasi konfigurasi tube bundle pada heat exchanger, dengan fokus pada kecepatan aliran maksimum dan daya pemanas. Penelitian ini menggunakan tiga model uji tube bundle konfigurasi berbeda dengan menggunakan metode eksperimen untuk mengevaluasi koefisien perpindahan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien perpindahan panas meningkat seiring dengan peningkatan kecepatan aliran fluida, yang menyebabkan aliran menjadi lebih turbulen, dan meningkatkan konveksi panas. Selain itu, koefisien perpindahan panas juga meningkat dengan peningkatan daya pemanas. Konfigurasi 1 menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan dengan konfigurasi 2 dan konfigurasi 3. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengoptimalan desain heat exchanger untuk meningkatkan efisiensi dalam aplikasi industri yang lebih luas.
Last update: