BibTex Citation Data :
@article{JTM50942, author = {Muhammad Surya Zulwaqar and Eflita Yohana and Mohammad Tauviqirrahman}, title = {ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PENGHALANG DI DALAM HUMIDIFIER TERHADAP ALIRAN FLUIDA BERBASIS ANSYS FLUENT}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {ansys; membrane; humidifier; obstacle; relative humidity}, abstract = { Humidifier merupakan alat yang digunakan untuk menambah kelembapan udara di suatu ruangan atau sistem. Penambahan membrane pada humidifier dapat menambah efisiensi pengupan dan meminimalkan kondensasi massa uap air. Penelitian ini menganalisis penambahan penghalang pada saluran udara basah untuk mengertahui pengaruh fraksi H2O, temperatur, dan kelembapan relatif pada sisi udara kering dengan menggunakan metode simulasi Ansys Fluent. Penggunaan metode simulasi dipilih karena dapat memperlihatkan fenomena di dalam humidifier . Metode SIMPLE digunakan karena dapat mehasilkan perhitungan yang baik pada aliran turbulen. Terdapat variasi luas pada penghalang dan variasi kecepatan masuk pada sisi udara basah. Hasil analisis menunjukan bahwa dengfan penambahan penghalang pada kecepatan 0 – 2,5 m/s dapat meningkatkan fraksi massa H2O pada sisi udara kering, namun di beberapa variasi pada kecepatan 1 m/s dapat menurunkan fraksi massa H2O pada sisi udara kering. Selain itu penambahan penghalang dapat mempengaruhi temperatur pada kecepatan 1 – 1,5 temperatur rata-rata naik 0,3 % namun pada kecepatan 1,5 – 2,5 m/s temperatur cenderung mendatar setelah itu temperatur naik 0,4 % di setiap variasi geometri. Sedangkan pada variasi R memiliki kelembapan relatif yang paling tinggi yaitu dengan nilai 58,59 %. }, issn = {2303-1972}, pages = {123--128} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/50942} }
Refworks Citation Data :
Humidifier merupakan alat yang digunakan untuk menambah kelembapan udara di suatu ruangan atau sistem. Penambahan membrane pada humidifier dapat menambah efisiensi pengupan dan meminimalkan kondensasi massa uap air. Penelitian ini menganalisis penambahan penghalang pada saluran udara basah untuk mengertahui pengaruh fraksi H2O, temperatur, dan kelembapan relatif pada sisi udara kering dengan menggunakan metode simulasi Ansys Fluent. Penggunaan metode simulasi dipilih karena dapat memperlihatkan fenomena di dalam humidifier. Metode SIMPLE digunakan karena dapat mehasilkan perhitungan yang baik pada aliran turbulen. Terdapat variasi luas pada penghalang dan variasi kecepatan masuk pada sisi udara basah. Hasil analisis menunjukan bahwa dengfan penambahan penghalang pada kecepatan 0 – 2,5 m/s dapat meningkatkan fraksi massa H2O pada sisi udara kering, namun di beberapa variasi pada kecepatan 1 m/s dapat menurunkan fraksi massa H2O pada sisi udara kering. Selain itu penambahan penghalang dapat mempengaruhi temperatur pada kecepatan 1 – 1,5 temperatur rata-rata naik 0,3 % namun pada kecepatan 1,5 – 2,5 m/s temperatur cenderung mendatar setelah itu temperatur naik 0,4 % di setiap variasi geometri. Sedangkan pada variasi R memiliki kelembapan relatif yang paling tinggi yaitu dengan nilai 58,59 %.
Last update: