BibTex Citation Data :
@article{JTM46676, author = {Ridho Bahro and Muchammad Muchammad and M.S.K. Utomo}, title = {UJI EFEKTIVITAS GASIFIKASI BIOMASSA BATOK KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN JENIS GASIFIER DOWNDRAFT TERBUKA}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {batok kelapa; biomassa; gasifikasi; syngas}, abstract = { Biomassa menjadi menarik untuk diteliti karena mudah didapatkan dan ramah lingkungan, serta dapat menggantikan bahan bakar fosil yang akan segera habis. Salah satu cara pemanfaatan biomassa untuk dikonversi menjadi energi listrik adalah melalui gasifikasi menjadi syngas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar tar, suhu reaktor, dan efisiensi kinerja gasifikasi biomassa batok kelapa dengan gasifier downdraft terbuka menggunakan variasi batok kelapa kering, kuyup, dan campuran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan reaktor gasifikasi biomassa jenis downdraft tanpa tutup yang dioperasikan dengan tekanan hisap 8-12 cmH₂O. Alat ini dilengkapi termokopel sebagai sensor suhu dan pengukur aliran yang terhubung ke data logger. Variasi yang digunakan adalah batok kelapa dalam kondisi kering, kuyup, dan campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tar paling sedikit ketika menggunakan batok kelapa kering dengan nilai 100,277 mg/m³, suhu reaktor paling stabil ketika menggunakan batok kelapa kuyup dan campuran, dan efisiensi terbaik ketika menggunakan batok kelapa kuyup dengan nilai 3,85%. Eksperimen pada biomassa batok kelapa kuyup dan campuran menghasilkan suhu reaktor yang stabil dengan zona gasifikasi luas, tetapi hanya bertahan 4 jam pada kondisi kuyup karena suhu turun di bawah 700 °C. Kadar tar pada ketiga kondisi melebihi ambang batas ideal, dengan kondisi kering menghasilkan tar paling sedikit dan efisiensi termal tertinggi dicapai oleh batok kelapa kuyup. }, issn = {2303-1972}, pages = {375--378} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46676} }
Refworks Citation Data :
Biomassa menjadi menarik untuk diteliti karena mudah didapatkan dan ramah lingkungan, serta dapat menggantikan bahan bakar fosil yang akan segera habis. Salah satu cara pemanfaatan biomassa untuk dikonversi menjadi energi listrik adalah melalui gasifikasi menjadi syngas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar tar, suhu reaktor, dan efisiensi kinerja gasifikasi biomassa batok kelapa dengan gasifier downdraft terbuka menggunakan variasi batok kelapa kering, kuyup, dan campuran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan reaktor gasifikasi biomassa jenis downdraft tanpa tutup yang dioperasikan dengan tekanan hisap 8-12 cmH₂O. Alat ini dilengkapi termokopel sebagai sensor suhu dan pengukur aliran yang terhubung ke data logger. Variasi yang digunakan adalah batok kelapa dalam kondisi kering, kuyup, dan campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tar paling sedikit ketika menggunakan batok kelapa kering dengan nilai 100,277 mg/m³, suhu reaktor paling stabil ketika menggunakan batok kelapa kuyup dan campuran, dan efisiensi terbaik ketika menggunakan batok kelapa kuyup dengan nilai 3,85%. Eksperimen pada biomassa batok kelapa kuyup dan campuran menghasilkan suhu reaktor yang stabil dengan zona gasifikasi luas, tetapi hanya bertahan 4 jam pada kondisi kuyup karena suhu turun di bawah 700 °C. Kadar tar pada ketiga kondisi melebihi ambang batas ideal, dengan kondisi kering menghasilkan tar paling sedikit dan efisiensi termal tertinggi dicapai oleh batok kelapa kuyup.
Last update: