BibTex Citation Data :
@article{JTM46391, author = {Almirajan Salam and Yusuf Umardani and Agus Suprihanto}, title = {PROSES HOT DIP GALVANIZING PADA GRAY CAST IRON DENGAN PENGARUH WAKTU PENCELUPAN TERHADAP LAJU KOROSI DAN PREDIKSI SISA UMUR}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {besi cor; coating; hot dip galvanizing; ketebalan; laju korosi; sisa umur; waktu pencelupan}, abstract = { Sumber daya alam yang sering digunakan pada dunia industri hingga pembangunan infrastruktur adalah pasir besi. Salah satu hasil peleburan pasir besi yang digunakan untuk penjepit kabel pada tiang listrik adalah besi cor kelabu. Logam dengan unsur penyusun Fe tidak akan lepas dari masalah korosi sehingga terjadi penurunan kualitas material yang dapat memperpendek umur penggunaan material tersebut. Hal ini menyebabkan perlunya tindakan yang dapat mengatasi masalah korosi berupa coating. Hot dip galvanizing menjadi salah satu cara coating yang ekonomis untuk mengatasi masalah korosi. Proses hot dip galvanizing melibatkan pencelupan logam ke dalam zinc cair pada suhu sekitar 450ºC. Tujuan penelitian ini fokus pada analisis pengaruh waktu pencelupan dengan variasi waktu pencelupan 1 menit, 3 menit, 5 menit, dan 7 menit terhadap ketebalan coating, laju korosi, dan sisa umurnya. Standar yang digunakan dalam pengujian ini adalah ASTM B487-85 untuk pengukuran ketebalan coating, ASTM B117-11 untuk pengujian laju korosi dengan metode kehilangan berat, dan API 570 untuk prediksi sisa umur. Hasil pengujian didapatkan nilai rata-rata ketebalan coating berurutan sebesar 100,03 µm; 116,59 µm; 148,53 µm; dan 228,09 µm. Sedangkan nilai rata-rata laju korosi berurutan sebesar 75,3939 mpy; 53,1495 mpy; 37,9401 mpy; dan 22,5967 mpy. Prediksi sisa umur berurutan sebesar 2 hari, 8 hari, 23 hari, dan 90 hari. }, issn = {2303-1972}, pages = {312--319} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46391} }
Refworks Citation Data :
Sumber daya alam yang sering digunakan pada dunia industri hingga pembangunan infrastruktur adalah pasir besi. Salah satu hasil peleburan pasir besi yang digunakan untuk penjepit kabel pada tiang listrik adalah besi cor kelabu. Logam dengan unsur penyusun Fe tidak akan lepas dari masalah korosi sehingga terjadi penurunan kualitas material yang dapat memperpendek umur penggunaan material tersebut. Hal ini menyebabkan perlunya tindakan yang dapat mengatasi masalah korosi berupa coating. Hot dip galvanizing menjadi salah satu cara coating yang ekonomis untuk mengatasi masalah korosi. Proses hot dip galvanizing melibatkan pencelupan logam ke dalam zinc cair pada suhu sekitar 450ºC. Tujuan penelitian ini fokus pada analisis pengaruh waktu pencelupan dengan variasi waktu pencelupan 1 menit, 3 menit, 5 menit, dan 7 menit terhadap ketebalan coating, laju korosi, dan sisa umurnya. Standar yang digunakan dalam pengujian ini adalah ASTM B487-85 untuk pengukuran ketebalan coating, ASTM B117-11 untuk pengujian laju korosi dengan metode kehilangan berat, dan API 570 untuk prediksi sisa umur. Hasil pengujian didapatkan nilai rata-rata ketebalan coating berurutan sebesar 100,03 µm; 116,59 µm; 148,53 µm; dan 228,09 µm. Sedangkan nilai rata-rata laju korosi berurutan sebesar 75,3939 mpy; 53,1495 mpy; 37,9401 mpy; dan 22,5967 mpy. Prediksi sisa umur berurutan sebesar 2 hari, 8 hari, 23 hari, dan 90 hari.
Last update: