ANALISIS MEKANIK SCREW CONVEYOR TUBULAR DIAMETER 200 mm DENGAN AUTODESK INVENTOR

*Sabardiyanto Sabardiyanto  -  Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Norman Iskandar  -  Dosen Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Apr 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Di dalam industri, bahan-bahan yang digunakan kadangkala merupakan bahan yang berat maupun berbahaya bagi manusia. Untuk itu diperlukan alat transportasi untuk mengangkut bahan-bahan tersebut mengingat keterbatasan kemampuan tenaga manusia baik itu berupa kapasitas bahan yang akan diangkut maupun keselamatan kerja dari karyawan. Salah satu jenis alat pengangkut yang sering digunakan adalah conveyor. Salah satu tipe conveyor yang sering digunakan dalam industry adalah screw conveyor. Screw conveyor yang memiliki sistem kerja utama pada putaran mesin dan poros berupa helical, sehingga kelendutan dan ketidak seimbangan mengakibatkan getaran, aus dan noise yang berlebih. Kekuatan daun screw dalam menerima gaya dorong yang disebabkan material dan putaran mesin yang sangat penting dalam memindahkan material angkut. Kelendutan yang terjadi juga berdampak pada kondisi getaran mesin, karena jika terjadi kelendutan yang berlebih berakibat gesekan antara chasing dan flighting sehingga logam hasil gesekan mengkontaminasi material angkut. Semakin besar kelendutan yang terjadi getaran juga akan semakin besar. Untuk menunjang kinerja mesin pemilihan bearing juga sangat penting sehingga memperoleh life time mesin yang panjang. Dengan menggunakan software autodesk inventor professional 2015, dengan stress analysis dapat dilakukan pemodelan mesin yang kemudian dilakukan analisis tegangan daun screw akibat gaya yang dihasilkan dan menganalisis besarnya kelendutan yang terjadi pada poros pipa dan chasing. Dengan melakukan perhitungan secara analitis dan analisa software, diperoleh hasil bahwa material yang digunakan untuk daun screw dan kelendutan yang terjadi pada chasing sebesar 0,4335 mm dan assembly as flighting sebesar 0,9934 mm masih sangat aman dari batas kritis dan mesin dapat beroperasi dengan baik
Keywords: conveyor, screw conveyor, screw, flighting, getaran.

Article Metrics: