Monitoring Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Di Puskesmas Ngaliyan Semarang

Faich Carissa Fauziah
DOI: 10.14710/jppmr.v1i1.253

Abstract

pemerintah dan masyarakat yang sebagian besar dilakukan melalui Puskesmas, tidak terkecuali Puskesmas Ngaliyan Semarang. Salah satu usaha peningkatan kinerja pelayanan puskesmas ialah dengan menerapkan SPM kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai capaian kinerja pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Ngaliyan Semarang tahun 2010 serta mencari faktor penghambat dan pendorong pada saat pencapaian target SPM kesehatan tahun 2010.
Penelitian mengenai monitoring pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Ngaliyan Semarang menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data yang dihimpun kemudian diolah dengan analisis deskriptif kualitatif dan model yang digunakan dalam analisis ini adalah metode perbandingan tetap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka. Teknik pengumpulan informan yang digunakan adalah snowball sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa hanya cakupan kelurahan yang mencapai UCI yang memenuhi target SPM kesehatan tahun 2010, sedangkan untuk cakupan kunjungan ibu hamil K-4, ibu hamil risti yang dirujuk, balita yang datang dan ditimbang, serta bayi mendapat ASI eksklusif di bawah target SPM kesehatan dan dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat dan juga faktor pendukung.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral serta melakukan kordinasi secara terus-menerus atau rutin dengan BPS, DPS dan kader kesehatan. Para tenaga kesehatan dan kader kesehatan memerlukan pembinaan, pelatihan dan peningkatan dalam pendidikan berkelanjutan untuk menambah ketrampilan dan pengetahuan. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan puskesmas perlu ditingkatkan

Full Text: Untitled

Keywords

pelayanan kesehatan ibu dan anak, faktor penghambat, faktor Pendukung