skip to main content

Implementasi Program Dapur Sehat Atasi Stunting Sebagai Upaya Penanganan Stunting di Kota Semarang (Studi di Kecamatan Tugu dan Semarang Timur)

*Jovita Ersa Natasyah  -  Program studi S1 ilmu pemerintahan
Puji Astuti  -  Program studi S1 ilmu pemerintahan

Citation Format:
Abstract
Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia. Sebagai upaya percepatan penurunan stunting, pemerintah mengembangkan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui edukasi gizi, pemanfaatan pangan lokal, dan pendampingan keluarga berisiko stunting. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program DASHAT di Kota Semarang, khususnya di Kecamatan Tugu dan Kecamatan Semarang Timur, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai BKKBN Provinsi Jawa Tengah, DPPKB Kota Semarang, PLKB, kader Kampung KB, dan keluarga berisiko stunting. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan teori implementasi Charles O. Jones yang meliputi aspek pengorganisasian, interpretasi, dan penerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program DASHAT telah terlaksana melalui koordinasi antarpelaksana, edukasi gizi, demonstrasi memasak, pemberian bahan pangan bergizi, serta kunjungan rumah kepada keluarga sasaran. Namun, implementasi program pada kedua wilayah menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh karakteristik wilayah, kapasitas kader, dukungan lintas sektor, serta partisipasi masyarakat. Selain itu, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan pembekalan kader, perbedaan pemahaman mengenai fokus perubahan perilaku keluarga, dan belum meratanya pelaksanaan kegiatan di seluruh wilayah sasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Program DASHAT di Kota Semarang telah berjalan sesuai aspek pengorganisasian, interpretasi, dan penerapan, tetapi masih memerlukan penguatan kapasitas pelaksana, penyamaan persepsi mengenai tujuan program, serta peningkatan konsistensi pelaksanaan agar tujuan percepatan penurunan stunting dapat dicapai secara optimal.
Keywords: Implementasi Program, DASHAT, Stunting, Charles O. Jones, Kota Semarang.
Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.