skip to main content

PROBLEM DAN STARTEGI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KAWASAN PESISIR RAWAN BENCANA STUDI KASUS: KECAMATAN SAYUNG DAN BONANG KABUPATEN DEMAK

*Dewi Sinta Shofia Utami  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Laila Kholid Alfirdaus  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Stunting merupakan persoalan kesehatan yang masih mengancam negara Indonesia hingga saat ini. Kabupaten Demak memiliki tingkat kerawanan bencana khususnya pada daerah pesisir yang terdampak bencana banjir rob. Daerah rawan banjir rob ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap sanitasi dan higienitas yang buruk yang menjadi salah satu faktor penyebab dari terjadinya kejadian stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problem dan strategi yang dilakukan dalam percepatan penurunan stunting pada kawasan pesisir rawan bencana di Kecamatan Sayung dan Kecamatan Bonang yang berfokus pada Penyebab Terjadinya Stunting dan Strategi Pemerintah Daerah dalam penurunan stunting di kawasan rawan bencana. Dengan teori kebijakan dari Ealau dan Prewit (1973) dengan subjek penelitian masyarakat, Bappeda, Setda, Dinkes, dan Dinpermasdes Kabupaten Demak. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa sanitasi menjadi salah satu faktor penyebab stunting secara sensitif di wilayah pesisir Kecamatan Sayung dan Bonang. Beberapa problem yang muncul dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting adalah adanya aksesibilitas dan sanitasi yang terganggu, pola asuh masyarakat, dan intervensi pemerintah daerah yang belum optimal terhadap daerah rawan bencana. Kata kunci: Stunting, Penyebab Stunting, dan Strategi Pemerintah Daerah.
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.