skip to main content

Pelaksanaan Sister Village dalam Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Merapi pada Tahun 2021 di Kabupaten Magelang

*AMIRUDIN MAULA MUSHOUWIR  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Yuwanto - -  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Implementasi pelayanan publik dalam kebencanaan oleh pemerintah hingga sekarang masih memiliki masalah yang ada mengingat pemerintah mempunyai fungsi dan tugas memberikan pelayan publik kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan dilapangan. Modifikasi sistem kebencanaan perlu dilakukan sebelumnya pelaksanaan suatu program yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan yang masyarakat harapkan. Hal ini tentunya perlu melalui proses awal dari tahapan modifikasi system kebencanaan sesuai dengan kondisi lapangan yang ada. Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang sebagai amanat dari Undangundang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Selaras dengan hal tersebut, penelitian ini membahas dan menganalisis implementasi sister village di Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menjelaskan menggunakan teori Implementasi Kebijakan oleh George C. Edward III. Secara keseluruhan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan implementasi kebiajkan sister village dilihat dari indikator George C. Edward III ini sudah dilaksanakan secara baik. Tujuan dari implementasi sister village sudah dicapai dengan baik bisa dilihat dari bencana erupsi gunung merapi pada tahun 2021 yang lebih tertata dari segi komunikasi, sumber daya,disposisi dan birokrasi. Adanya faktor pendukung dan penghambat menjadikan implementasi kebijakan sister village perlu adanya pembaharuan dari tahun ke tahun untuk optimalisasi sistem kebencanaan yang lebih modern
Fulltext View|Download
Keywords: Sister Village, Penanggulangan Bencana,Implementasi Kebijakan dan Kabupaten Magelang

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.