Analisis Keterlibatan Masyarakat dan Integrasi Elit : Studi Kasus Program Desa Sadar Kerukunan di Kelurahan Kranggan Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang

Published: 10 Jun 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Kehidupan masyarakat dengan tingkat heterogenitas tinggi sangatlah kompleks, hal tersebut dapat menjadi kekuatan positif maupun negative tergantung bagaimana masyarakat menyikapinya. Pemerintah menciptakan suatu inovasi kebijakan yang dapat mencegah terjadinya perpecahan dan konflik komunal yaitu dibentuknya program desa sadar kerukunan.
Konstruksi perdamaian yang terbangun di desa sadar kerukunan merupakan bahasan yang menarik bagi peneliti.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara komprehensif bagaimana civic
engagement dapat membangun konsensus perdamaian di desa sadar kerukunan serta menganalisis integrasi elit dalam implementasi pembinaan program desa sadar kerukunan di Kelurahan Kranggan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case-study), melalui pengumpulan data lapangan dari sumber primer yang dilakukan dengan metode wawancara dan data sekunder yang diperoleh melalui pengumpulan data dari dokumen maupun data laporan instansi terkait.
Terdapat beberapa temuan dari penelitian ini yaitu jaringan keseharian dan adanya komunitas interkomunal sangat berperan dalam membangun konsensus perdamaian di desa sadar kerukunan Kelurahan Kranggan. Kemudian Implementasi pembinaan program desa sadar kerukunan tidak terlepas dari mekanisme integrasi elit yang terbagun dalam dialog sadar kerukunan yang diinisiasi oleh kerjasama antara Kementrian Agama, KANWIL KEMENAG, dan FKUB. Namun pada implementasinya pembinaan dari pusat atas program tersebut tidak berkesinambungan dan terkesan sebagai program insidentil.

Implementasi program desa sadar kerukunan diharapkan bukan hanya sekedar kegiatan seremonial namun benar-benar menunjukan upaya pemerintah dalam menjaga wilayah rawan konflik. Selain itu diharapkan FKUB memiliki mekanisme koordinasi yang baik agar memudahkan pengurus dalam membina hubungan antar komunal di wilayahnya. Penelitian selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan temuan dalam program tersebut di daerah lain dan mengkaitkannya dengan adanya fenomena politik identitas di daerah tersebut agar menghasilkan temuan dengan pandangan yang berbeda.
Kata Kunci: Keterlibatan Masyarakat, Kerukunan, Integrasi Elit, Program

Article Metrics: