skip to main content

ORIENTASI POLITIK PELAJAR SMA DI KOTA SEMARANG


Citation Format:
Abstract
Sosialisasi politik adalah suatu proses penanaman orientasi politik melalui agen-agen sosialisasi politik kepada seorang individu. Dalam penelitian kali ini, agen-agen sosialisasi tersebut adalah variabel independen (X) yaitu, Keluarga (X1), Sekolah (X2) dan Media Sosial (X3) yang memiliki hubungan terhadap orientasi politik yang merupakan variabel dependen (Y).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh Keluarga, Sekolah dan Media Sosial terhadap pembentukan orientasi politik pelajar SMA di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Prosedur pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berisi 25 pertanyaan yang disebarkan pada responden dimana populasinya adalah pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Semarang, dengan N= 191 siswa . Skala yang digunakan adalah skala ordinal. Selanjutnya dalam analisis data dilakukan dengan program komputer SPSS 16.0.
Hasil penelitian ini adalah Keluarga, Sekolah dan Media Sosial memiliki pengaruh terhadap pembentukan orientasi politik pelajar SMA di kota Semarang. Keluarga (X1) dengan orientasi politik (Y) memiliki hubungan yang cukup kuat dengan koefisien korelasi 0.490; Sekolah (X2) dengan orientasi politik (Y) memiliki hubungan yang cukup kuat dengan koefisien korelasi 0.594; Media Sosial (X3) dengan orientasi politik (Y) memiliki hubungan yang juga cukup kuat dengan koefisien korelasi 0.467; dan keluarga, sekolah, dan media sosial secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan orientasi politik.
Kata kunci: Agen sosialisasi politik, Orientasi politik
Fulltext
Article Info
Section: Articles
Statistics:
Share:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.