Studi Prasangka Sosial di Kecamatan Waeapo (Sebuah Kajian Tentang Patologi Demokrasi di Ranah Lokal)

Published: 4 Jan 2013.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Studi Prasangka Sosial di Kecamatan Waeapo(Sebuah Kajian Tentang Patologi Demokrasi di Ranah Lokal)AbstrakPenelitian ini untuk menjelaskan mengenai hasil analisis patologi demokrasi di ranah lokal yang menggunakan studi prasangka sosial antaretnis di kecamatan waeapo, kabupaten Buru, provinsi maluku sebagai indikator utama. Dalam masa transisi dan konsolidasi demokrasi diperlukan, dibutuhkan integrasi yang kuat dalam masyarakat. Tanpa integrasi yang kuat kemungkinan penguatan demokrasi dan integrasi sosial akan berjalan tidak maksimal. Indonesia merupakan negara dengan tingkat kemajemukan budaya yang cukup tinggi, berbagai perbedaan kerapkali menjadi pemicu konflik – konflik etnis. Perbedaan- perbedaan tersebut kemudia menjadi sikap prasangka sosial antaretnis yang berbeda. Penelitian ini berusaha melihat dan mencari tahu faktor –faktor yang menjadi pemicu munculnya sikap prasangka sosial yang terjadi di kecamatan waeapo.Penelitian ini bertipe deskriptif analitis yaitu tipe penelitian yang bertujuan mendeskripsikan suatu gejala sekaligus menganalisa gejala tersebut menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah tokoh masyarakat, warga dan pemerintah daerah.Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif,wawancara mendalam dan studi dokumentasi yang relevan dengan penelitian ini.Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap prasangka sosial yang terjadi di kecamatan Waeapo disebabkan oleh sikap stereotip yang masih kuat berkembang diatara kedua etnis, pranata-pranata sosial yang ada belum mampu menjadi wahana perekat dalam membangun komunikasi, kerjasama dan integrasi sosial diantara etnis pendatang dan pribumi. Pasca ditemukannya tambang emas, intensitas konflik semakin meningkat, terjadinya pergeseran dan perubahan status sosial dimana status sosial etnis pribumi mengalami penguatan yang cukup dominan dan juga kerawanan sosial semakin meningkat.
Keywords: Demokrasi; Etnis; Prasangka Sosial

Article Metrics: